Cara klaim ganti rugi JNE

Advertisements

Kualitas pelayanan jasa pengiriman paket oleh JNE sangat jarang terjadi adanya masalah apalagi sampai barangnya hilang atau rusak. Tapi kalau sudah terlanjur terjadi musibah baik secara sengaja atau tidak sengaja pada pihak JNE saat dalam proses pengiriman, maka kita sebagai pengguna jasa JNE bisa melakukan klaim ganti rugi, baik ada asuransi maupun tidak.

Sebelumnya pastikan dahulu kalau memang paket anda benar – benar hilang atau mengalami masalah yang menyebabkan anda meminta ganti rugi. Ini bisa dilihat dari kode status JNE saat cek resi bertuliskan “Barang Hilang atau Rusak” atau dengan menghubungi agen JNE di kota anda mengkonfirmasikannya.

logo-jne

 

Langsung saja saya jelaskan apa yang harus dipersiapkan sebelum anda mengunjungi kantor cabang JNE dan mengajukan klaim ganti rugi paket yang hilang:

Advertisements
  1. Siapkan surat pernyataan kehilangan atau mengalami kerusakan pada paket. Isinya mengenai barang apa yang dikirim, berapa nilainya, dari mana dan kemana tujuannya, dan detail – detail lain yang berhubungan.
  2. Fotokopi kartu identitas yang masih berlaku (KTP atau SIM biasanya).
  3. Bukti pengiriman (resi) asli. Jangan lupa buatlah dahulu fotokopinya.

Contoh surat klaim ganti rugi JNE

surat-klaim-jne

Kalau anda bingung mau menuliskan apa maka bisa menggunakan contoh surat yang pernah saya pakai berikut ini:

SURAT KLAIM

Kepada Yang Terhomat Pimpinan JNE ditempat.

Dengan ini saya menyampaikan bahwa kiriman paket dengan data dibahwa ini:
Nomor resi: [isikan nomor resi anda disini]
Nama pengirim: [isikan nama pengirim disini]
Nama penerima: [isikan nama penerima disini]
Alamat pengirim: [isikan alamat asal pengirim disini]
Alamat tujuan: [isikan alamat tujuan disini]
Isi paket : [isikan apa jenis barangnya disini]
Nilai barang : [tuliskan dalam Rupiah berapa nilai barangnya]

Paket tersebut dikonfirmasikan telah hilang berdasarkan hasil cek resi di situs jne.co.id dan informasi dari agen JNE tempat saya mengirimkan. Akibatnya saya mendapatkan komplain dari pelanggan dan membuat saya mengalami kerugian baik materiil juga kepercayaan

Berdasarkan apa yang saya alami saat menggunakan jasa JNE diatas maka saya meminta JNE untuk mengganti-rugikan barang yang hilang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak merugikan kedua belah pihak.

Semoga kedepannya tidak terjadi lagi hal yang sama.

Demikian surat klaim ini, terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Hormat kami,

[nama anda]

Setelah anda menyerahkan surat klaim diatas maka silahkan tunggu beberapa hari, dan bila tidak ada kabarnya silahkan tanyakan ke agen JNE di kota anda.

Nilai ganti rugi dan fungsi asuransi

Berapa nilai ganti rugi yang akan anda dapatkan? Berdasarkan ketentuan JNE dalam SYARAT STANDARD PENGIRIMAN (SSP) PT TIKI JALUR NUGRAHA EKAKURIR (JNE) spesifiknya pada bagian 7. Ganti Rugi bahwa nilai pertanggungjawabannya adalah maksimal 10 kali biaya kirim paket tersebut atau senilai barang yang hilang dipilih mana yang lebih rendah.

Advertisements

Akan saya ilustrasikan dengan 2 contoh kasus:

  1. Jadi misalkan anda mengirimkan barang dari Malang ke Jakarta dengan ongkos kirim per kilogramnya Rp.19.000 dan nilai barangnya adalah Rp.375.000, maka anda akan mendapatkan uang ganti rugi sebesar Rp.190.000.
  2. Kasus lain misalkan kita mengirimkan paket dari Malang ke Surabaya dengan tarif pengiriman per kgnya adalah Rp.12.000 dan nilai Rp.90.000, maka uang yang kita dapatkan adalah Rp.90.000 karena lebih rendah daripada 10 kali dari biaya kirim (Rp.120.000).

Singkatnya akan diambil nominal uang yang paling rendah diantara kedua kriteria diatas dan kita tidak memerlukan asuransi untuk melakukan permintaan ganti rugi paket ke JNE.

Lah terus fungsi asuransi di JNE apa dong? Asuransi di JNE berguna untuk menanggung ganti rugi kalau nilai barang yang dikirim lebih tinggi dari total 10 kali ongkos kirimnya. Karena itulah kita sering dianjurkan untuk memakai asuransi kalau barang yang dikirimkan bernilai tinggi.

Oh ya, anda harus menyerahkan surat diatas dan dokumen pelengkapnya dalam waktu 14 hari berdasarkan kapan paket tersebut seharusnya tiba di tujuan. Jadi kalau semestinya sampai dalam 3 hari dan belum ada kabar maka terhitung sejak tanggal tersebut adalah saatnya mengajukan klaim ganti rugi ke JNE.

 

Advertisements

360 pemikiran pada “Cara klaim ganti rugi JNE”

  1. halo Chandra, saya 3 Agustus kirim paket jersey 2 pcs, 6 agustus paket diterima pembeli tapi hanya 1 pcs jersey saja, dengan kata lain paket hilang 1. saya akan ajukan klaim ke JNE. apakah saya harus memberi dana kompensasi ke pembeli? berapa besar dana kompensasi yang harus saya berikan ke pembeli? thx..

    Balas
    • Halo Oni, kalau dana kompensasi pembeli tergantung kesepakatan sih. Kalau mau mungkin menunggu klaim ganti rugi anda cair dulu baru dikirimkan? Kan sama – sama rugi sebenarnya. Ada asuransinya? Kalau tidak semoga nilai ganti ruginya masih seimbang dengan barangnya.

  2. Awas PEMBODOHAN Artikel …

    Agan jangan mau buat surat klaim, aturan dunia pun menggap bahwa consumen adalah raja masa hanya di ganti 10X lipat biaya kirim aneh coyy .. jangan main asuransi deh di negara pintar berbau asuransi itu di haramkan, nyok gan buka perusahaan asuransi .. biar dapat untuk gede cekaka cekaka .. ga propesional amettttt.. senilai harga barang dong kalau mau ganti.. atau diatas nilai harga barang… emang gak pakai ongkos apa buat tlp dan kirim surat klaim .. kalau terus menerus barang hilang atau telat mending tutup aja deh ..

    Pelaporan Pidana Atas Tindakan Penggelapan

    Jika melihat kronologis terhadap peristiwa yang terjadi maka patut diduga bahwa perbuatan si Sopir (yang merupakan pekerja Perusahaan Pengangkut) merupakan Tindak Pidana Penggelapan dalam Hubungan Kerja. Dan telah memenuhi unsur Pasal 374 KUH Pidana yaitu Penggelapan yang dilakukan dalam hubungan kerja, yang berbunyi:

    “Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencaharian atau karena mendapat upah untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun”
    Berdasarkan pasal tersebut unsur-unsur tindak pidana penggelapan dalam hubungan kerja ini adalah:

    Dikuasainya barang karena adanya hubungan kerja;
    Mendapat upah atas hubungan tersebut
    Hubungan kerja tersebut merupakan pencaharian salah satu pihak
    Maka berdasarkan Pasal 374 KUH Pidana ini, Pemilik barang dapat melaporkan tindakan pidana atas perbuatan penggelapan yang dilakukan oleh Perusahaan Pengangkutan yang bersangkutan…

    udah lapor polisi aja biar tutup .. kalau barang hilang ganti 1000X lipat harga barang mau gak??? biar propesional … top markotop..

    Balas
    • Waduh mas Juki… saya hanya sharing pengalaman berdasarkan dulu mengurus klaim ganti rugi, tidak ada maksud membodohi. 🙁 Dari JNEnya sendiri memberikan aturan seperti itu.

      Kalau masalah apakah JNE bisa menegakkan aturannya sendiri soal ganti rugi terus terang kurang tahu juga, latar belakang saya juga bukan bidang hukum. Harap maklum. Tapi saya perhatikan ini semacam persetujuan secara tersirat kalau anda menggunakan jasa JNE untuk mengirimkan barang.

      Mengenai bagaimana benarnya saya anjurkan untuk konsultasi ke badan hukum atau perlindungan konsumen saja mas. Atau yang secara online dan gratis bisa ke situs HukumOnline: http://www.hukumonline.com/

  3. Mas emg JNE ada SPJ (surat pertanggung jawaban)? saya masa dimintain duit seharga barang saya untuk membuat SPJ? sedangkan barang saya seharga 2,5jt.. terus bila tidak di transfer barang saya tidak bisa dikirim… dan dri tgl 14 agustus, sampai skrg barang saya blm dtg mas 🙁 sedih ..

    Balas
    • Halo Salamender, terus terang ini pertama kalinya saya mendengarkan JNE meminta SJP untuk mengirimkan barang. Anda dapat informasi darimana? Sudah menanyakan ini agen JNE mana sehingga bisa diverifikasi? Boleh tahu kronologis ceritanya mas? Saya kok curiga ini usaha penipuan ya.

  4. terimakasih for info kak.. boleh sharing? saya mengirim paket berupa dokumen berisi STNK dan dokumen perpajakan, hampir 2 minggu paket belum sampai ke tujuan. sementara saya cek resi melalui jne.co.id tertera disana barang telah diterima. itu bagaimana ya? terimakasih 🙂

    Balas
    • Halo Izzet, tulisannya sudah Delivered? Segera ke kantor cabang JNE untuk mengurusnya. Minta diambilkan lagi oleh kurirnya kalau bisa, bila tidak ya terpaksa mencoba klaim ganti rugi karena dianggap hilang.

  5. saya cek resi paket saya udah delivered dg penerima sri astuti, sementara ditempat saya tidak ada yg namanya sri astuti dan saya tidak kenal sri astuti. Terus saya telepon pihak jne katanya diterima pembantu, padahal ditempat saya tidak ada pembantu. apa kurir jne kalo menyerahkan paketan tidak bertanya pada penerima, kenal tidak dg nama yang ada di paketnya??? Terus paket saya sekarang dimana???!

    Balas
    • Halo Rofi, wah… ini benar – benar tergantung kurirnya mas. Segera saja laporkan ke kantor pusat JNE di kota anda untuk meminta ganti rugi, atau minta ke pengirimnya untuk diuruskan klaimnya.

  6. Mas, sy menerima paket pesanan saya dr sukabumi – cilegon yg berisi Al Quran, tp pas sy terima, bungkus plastik, kertas pelapis, sudah *seperti di bolongi dgn sengaja, sampai2 Al Quran bag.ujung ny rusak. Ini bagaimana mas?? Ko bs seperti ini? Sy mw komplain gmn?

    Balas
    • Halo Elis, kalau tidak salah memang setiap barang yang dikirimkan lewat JNE akan dibongkar untuk dilihat isinya apa sesuai dengan dokumennya. Karena itu ada beberapa penjual yang membungkusnya sangat erat supaya tidak dibongkar.

      Kasus anda bukan kerusakan karena pengiriman jadi ada kemungkinan lebih mudah dikabulkan klaim ganti ruginya. Coba difoto buat bukti dan nanti bawa ke JNE pusat di kota anda.

    • Yang pasti bukan saya mas Vicky. Haha. 😀

      Nanti di JNE Cabang saat sortir juga akan dicek isinya apakah sesuai dengan yang dituliskan, setelah itu dikemas lagi.

  7. dari kantor saya mengirimkan invoice, 2 buah masing2 senilai ratusan juta.. dan dari pihak JNE pusat menyatakan dokumen tersebut hilang, sedangkan dari JNE cabang statusnya delivered tetapi tidak bisa memberikan informasi nama orang yang menerima.. dari customer pun tidak pernah sama sekali menerima dokumen tersebut. Kalo kyk gtu gimana mas nilai ganti ruginya? dan sudah berbulan2 juga apa masih bisa di claim?

    Balas
    • Halo Lina, wah… JNE tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi karena keterlambatan, kerusakan atau kehilangan kiriman mbak. Kalau ganti rugi itu hanya untuk barangnya sendiri, kalau efeknya tidak termasuk. Maksimal klaim ganti rugi sejak diketahui adanya masalah adalah 14 hari seingat saya.

  8. pengalaman yang sama juga terjadi sama saya baru 3-4hr yg lalu. Dimana paketan yang isinya makanan dari Madiun saya terima dengan kondisi rusak parah, bagaimana tidak setelah barang dari Madiun tiba di JNE Balikpapan barang itu terlindas oleh mobil operasional JNE Balikpapan, Jum’at pagi nya saya ditelp, CSnya mengatakan kalo barang itu terlindas oleh mobil ops JNE, di dalam telp smpat saya tanyakan pertanggung jawaban dari JNE bagaimana. CS nya bilang, kalo mau diganti dengan uang bisa, atau dipesankan barang yang sama lagi, tapi dimohon untuk menerima paketan yg sudah hancur itu dulu, untuk di cek bersama dengan pihak kurirnya. Setelah seharian saya tunggu paketan datang skitar pukul 7 malam waktu setempat, itupun yg mengantar bukan kurir yang seharusnya bertugas mengantar ke wilayah ini, barang justru dititipkan oleh karyawan yg bekerja di JNE kebetulan rumahnya tak jauh dari rumah saya. Disitu saya cek bersama, barang berisi makanan kondisinya sudah hancur parah, kardusnya sudah dipacking ulang, dan semua isinya (makanan) sudah diprintili (dibungkus) dengan plastik JNE, kaget lah saya, kemungkinan makanan2 ini kan terhambur dijalanan, lalu dipungutin lagi, diplastikin lalu diantarkan ini. Tanpa basa-basi saya sampaikan ke mas2 itu, “mas besok saya mau ke kantor (klaim) saya menemui siapa?
    Sabtu siangnya saya ke kantor JNE, saya menemui mbak Devi (petunjuk dari sebelumnya saya telp ulang no.yg menghubungi saya kmaren itu) ternyata mbak Devi itu bagian CSnya. Saya tanyakan kronologis kejadiannya, jawabnya sih bagi saya kurang meyakinkan yaa,.. katanya beliaunya nggak pahamlah, kurang tahu lah, waktu paket mau diantar kurir paketnya terlindas mobil ops JNE itu.Nah pada saat itu saya diminta menandatangi klaim ganti rugi, tapi klain ganti rugi nya Rp….. lom ada isinya, katanya nanti dulu ajja ibuk. Lalu Cs nya meminta saya, untuk mencantumka pricelist barang sesuai isi, (sudah saya siapkan dari semalam, tapi karna tertinggal di rumah ) akhirnya saya katakan ke CS, biar saya email saya, jadi saya ndak perlu bolak-balik lagi ke kantor JNE.
    Sesampainya di rumah, langsung saya email pricelist sesuai permintaan, disitu tercantum total harga barang nya Rp. 503.000 skalin disitu saya cantumkan 2 opsi pertanggungjawaban yg saya inginkan, pertama saya mau diganti dengan uang senilai harga barang dan yg kedua menggantinya dengan barang yg sama dari Madiun dengan syarat pembelian+ongkir sudah tidak dibebankan sama pihak kita lagi (maksdnya pakai uang kita dulu baru diganti JNE kalo barang datang).
    Sampai Senin siang, email saya tak ada balasan, tak ada telp, akhirnya saya duluan nelpon ke Cs bernama Devi itu tadi, saya menanyakan bgaimana kelanjutannya, katanya siang mau hub.saya kembali. Setelah beberapa jam saya di telp, CS Devi mengatakan, kalo pengajuan penggantian berupa uang (Rp.503.000) sudah diajukan ke operasinal. Tapi anehnya, disitu dia menjelaskan penjelasan yg beda lagi sama saya, CS bilang kalau barang/paket itu kondisinya sudah terbuka sejak dari madiun, sampai di Balikpapan kondisi kardusnya rusak, lalu dikemas ulang dengan membuka kardus lama yg dia katakan berminyak itu dengan kardus yg baru. Nah anehhh skali kan, seharusnya kalo memang paket itu kondisinya sudah terbuka, bungkusnya rusak dan lain sebagainya paketnya di return ke pengirim kan? bukan dilanjutkan ke alamat tujuan. Ehhhhh….. ternyata wong sudah jelas2 barang itu terlindasnya di Balikpapan, kok baru hari ini ngomong ngungkit-ngungkit paketan sdah rusaklah dari awal, ini lah itu lahhh,… padahal kan harusnya kalo rusak dalam proses pengiriman itu tanggungjawab penuh dari JNE, walaupun harus dikemas ulang kan harusnya tanpa membuka bungkus awal dari si pengirim…Disitu rasanya seperti terbakar saya, ihhh makin bikin saya naik pitam. Lom lagi Cs bilang tunggu mau dihub lagi lah apalah…. Intinya disini JNE berkelit, harusnya kalo kesalahan itu sudah masuk kesalahan personal(karyawan) yaa karyawan itu juga harus bertanggung jawab dong, mana ini paketan juga lom saya apa2kan, mau saya makan, saya takut sudah tidak higienis lagi, mau saya diemin kalo lama-lama kan bisa busuk juga. Kalo masalah ini masih berkelit, saya ikhlaskan kok semua, cuma 1 doa saya , semoga orang-orang teledor yg tidak bertanggung jawab ini segera masuk surga duluan sajalaahhh,.. kalo bisa hari2 ini :p #saking jengkelnya saya…
    Semoga hal ini cukup terjadi sama saya, dan tidak terulang lagi pada pelanggan yang lain… JNE pasti akan tumbang kalo seperti ini pelayanannya !!!

    Balas
    • Terimakasih mas Arianto atas share pengalamannya. Ya saya yakin kalau kita tidak mengejar sendiri tampaknya tidak akan difollow up. Seakan – akan kita ini merepotkan saja, padahal kita pelanggan lho. Sangat disayangkan sebenarnya perusahaan sebesar JNE tapi customer servicenya masih kurang, terutama saat ada masalah.

  9. Saya beli HP di tokopedia dgn jasa ekspedisi JNE dengan paket reguler + asuransi. Penjual sdh mengirim tepatnya tanggal 11 September , tapi sampai sekarang (sudah 6 hari) paket blum sampai juga, saya sudah menelpon JNE 3x , dan tidak mendapatkan kejelasan dari pihak JNE. Pihak penjual pun demikian.
    Mohon ditelusuri secepatnya.
    Sampai saat ini saya sudah dirugikan pikiran, waktu dan material (pulsa)
    Sementara saya sudah sangat membutuhkan HP tersebut.
    resi : CGKBU01856888915

    Balas
    • Halo Fauzan, jangan salah paham mas saya bukan orang JNE. 🙂 Kalau di Tokopedia bukannya bisa dibatalkan kalau pengirimannya bermasalah mas? Nanti uangnya bisa dikembalikan. Laporkan saja ke customer servicenya.

      Itu saya lihat cek resinya mirip dengan kasus barang masih disortir atau sudah hilang.

  10. permisi sya mau nanya…paket saya rusak (tidak asuransi tidak packing kayu) sudah di cek di web nya “damage case” apakah bisa klaim ganti rugi? sya ke JNE mau klaim ganti rugi mreka berdalih kenapa tidak packing kayu dan asuransi…sy jwb sya mau klaim ganti rugi full sepenuh nya harga barang tersebut sya mau klaim onkir x 10 lipat bagaimana apa bisa? mreka berdalih gitu terus tidak asuransi dan tidak packing kayu

    Balas
    • Halo Nduz, wah… kok tidak kooperatif ya mas JNE disana. Asuransi fungsinya untuk ganti rugi nilai barangnya penuh mas, kalau tidak ada ya maksimal 10 kali lipat ongkos kirim dapatnya. Coba mas sertakan aturan resminya yang ada disini saat komplain lagi: http://www.jne.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=2010072511150453&lang=IN pada poin 7 dan 8

      Oh ya, soal packing kayu saya memang pernah diberitahu teman ada yang minta seperti itu baru diladeni klaimnya. Heran saya kok tidak ada standarnya di lapangan.

    • iya sudah saya lampirkan itu peraturan JNE tepat ny pada poin 7 dan 8…sudah saya kirim email ke CS JNE pusat jawaban mreka pun demikian jika tidak packing kayu dan asuransi maka maksimal ganti rugi 10xonkir atau mana yg lebih rendah dari nilai barang setelah hasil negosiasi dari pihak JNE…SUDAH saya lampirkan jg saya CC email dari pusat ke email petugas JNE nya untuk diteruskan ke atasan ny..lalu jawaban atasanya enteng banget…itu barang mudah pecah/rusak kenapa tidak packing kayu seakan2 disini saya yg salah karena packing tidak benar…barang yg sya kirim joran pancing packing menggunakan pipa pvc hancur/patah di tgh sampai joran ny jg…lalu saya tanya jika brg asuransi tapi tidak packing kayu gimana bisa klaim jg gak? atasan ny bilang tetap tidak bisa dgn alasan brg mudah pecah (pipa lho!!) lalu saya jwb kan ada STICKER FRAGILE GUNANYA BUAT APA ITU!!
      pusing jadi saya..pernyataan email dari pusat berbeda dengan pernyataan di daerah saya…apalagi saya ini buka toko online tiap hari berurusan dengan JNE/POS DLL

    • Wah… terimakasih banyak mas buat sharingnya. Sebenarnya saya sudah mendengar rumor kalau sekarang minta ganti rugi karena kerusakan hanya bisa kalau packing kayu. Tapi karena di cabang saya dulu masih bisa jadi tidak bisa memverfikasi benar tidaknya.

      Apa mungkin ini tergantung pimpinan cabang masing – masing ya mas. Tampaknya bisa disebabkan ganti rugi ini yang menanggung adalah cabang wilayah tujuan sehingga enggan atau mempersulit klaim ganti ruginya. 🙁

      Soal barang yang mudah rusak/fragile teman saya ada pengalaman serupa dengan JNE, tapi barangnya berupa kue (brownies). Saat diterima pelanggannya sudah rusak seperti dibanting, tidak utuh lagi. Padahal sama, sudah dicantumkan ini makanan dan stiker fragile. Akhirnya beralih ke TIKI mas, dan lebih memuaskan pelayanannya.

      Tampaknya saya juga harus mempertimbangkan ulang jasa ekspedisinya, memang belum mengalami masalah karena barang yang saya kirim tipenya mainan/aksesori kecil tapi ngeri juga kalau ada masalah tidak kooperatif JNEnya.

      Sudah berubah ya.

  11. selamat siang chandra saya tinggal di tangerang,beli laptop dari adik saya yang di indramayu tapi pas sampai di tangerang lcd nya pecah , kemaren ongkos kirim nya 88000 + asuransi 30000, nah yang mau saya tanyakan untuk penggantian uang claim nya kira-kira berapa hari ya ?

    Balas
    • Selamat sore Rohmat, selamat berjuang mas. Saya dan teman saya menanyakan setiap 2-3 hari sekali ke kantor pusat JNE setempat dan akhirnya cair juga dalam 3 minggu. Ragu kalau diam saja bakal selesai sendiri soalnya kalau melihat sikap penanggung jawabnya saat itu. Posisi saya disitu membantu teman, kasihan saja barangnya rusak.

  12. Tadi saya sudah telepon JNE pusat asal kirim nya, kata dia suruh di kembalikan ke JNE sana mas, karena akan di service di sana, apakah betul prosedur nya seperti itu

    Balas
    • Memang yang bisa klaim ganti rugi adalah dari pengirimnya sih mas, kecuali penerima memiliki surat kuasa. Tapi ini diservis maksudnya mau diperbaiki atau diurus ganti ruginya?

    • Hm… pengirimnya mau repot memantau prosesnya tidak mas? Ini kalau tidak rutin difollowup bisa lama dan lupa nantinya. Oh ya, kalau memang serius minta dibuatkan surat bermaterai kapan untuk detail perbaikannya. Ini yang dilakukan pas di Wahana dulu supaya mereka akhirnya mau secara aktif menyelesaikan masalahnya.

  13. tadi saya menerima paketan dari jne tapi setelah saya lihat nama dan alamat yang tertera di pakcking ( kemasan) ternyata bukan nama dan alamat saya,bahkan barangnya juga salah tau tu punya siapa padahal kalo di kertas jne nya ( surat pengiriman ) nama dan alamatnya benar punya saya. lalu saya kembalikan paketan tsb ke pihak jne terdekat dan saya ngomong kalo saya menerima paketan yang salah.lalu responya jne kalo paketan mengalami tracking di surabaya,saya disuruh menunggu 4-5 hari. takutnya itu barang bisa balik ke saya apa gak ya atau malah hilang?
    terima kasih dan mohon bantuannya

    Balas
    • Halo Putri, yang tercantum di kemasan (bukan label JNE) itu alamat anda atau di label JNEnya? Kalau di kemasan sudah benar kan yang nulis pengirimnya, mungkin salah barang. Tapi kalau yang benar hanya di label JNEnya takutnya tertukar dengan milik orang lain.

      Nomor resinya bagaimana mbak? Memang cukup membingungkan kasusnya kalau saya lihat.

    • nama dan alamat yang tertera di label jne itu benar gan,tapi kalo di kemasannya itu yg tertera nama dan alamat orang lain
      ini nomer resinya SUBB106135911915, lalu saya tlfn pihak jne pusat katanya salah nempel nomor resi gitu
      itu kemungkinan barang ilang apa gak ya gan?

    • Itu nomor resi untuk barang anda ya mbak? Kemungkinan tertukar sih, secara alamat tujuan benar tidak kira – kira? Kalau sudah diurus biasanya tidak hilang, cuma datangnya lebih lama saja karena sudah terlanjur salah.

  14. Kalau paket yang yang kirim laptop baru udah saya asuransikan +packing kayu. Paketnya sampe tapi segel dalamnya sudah rusak dan laptop bekas di coba pakai gitu. Kalau kayak gitu gimana? Karea pembeli mintak di ganti. Dia bilang ini jadinya laptop second

    Balas
    • Halo Vincent, tampaknya klaim anda tidak akan disetujui mas kalau melihat kasusnya. Karena memang setiap paket JNE akan dibongkar – tapi kalau dicoba pakai entah ya mas – dan karena tidak ada kerusakan terhadap barangnya. Kalau baca ketentuan layanan JNE tidak menanggung kerugian akibat pengirimannya.

      Kutipannya:
      JNE tidak bertanggung jawab terhadap kerugian konsekuensi yang timbul akibat dari kejadian tersebut di atas, yaitu kerugian yang termasuk dan tanpa dibatasi atas kerugian komersial, keuangan atau kerugian tidak langsung lainnya termasuk kerugian yang terjadi dalam pengangkutan atau pengantaran yang disebabkan oleh hal-hal yang diluar kemampuan kontrol JNE atau kerugian atas kerusakan akibat bencana alam atau Force Majeure.
      Pada poin Ganti Rugi disini: http://www.jne.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=2010072511150453&lang=IN

  15. Kecewa sama jne…kiriman saya ke kalimantan seharga 240 rb ( include ongkir 65 rb ) sudah 10 hari blum sampai2…ditrackingnya jg on process trus n sampai akhirnya saya dikonplain dr pembeli di tokopedia supaya dana dikembalikan….reputasi toko saya jd tidak baik. Gmn solusi claim ke jne nya ? Lama2 jd nga nyaman pk jne -_-

    Balas
    • Halo Meiliani, wah… repot juga ya mbak apalagi kalau kesalahan diluar kendali kita. Tapi saya cuma bisa menyampaikan kabar buruk kalau tidak ada caranya klaim ganti rugi untuk masalah anda. 🙁

      Saya kutip:
      JNE tidak bertanggung jawab terhadap kerugian konsekuensi yang timbul akibat dari kejadian tersebut di atas, yaitu kerugian yang termasuk dan tanpa dibatasi atas kerugian komersial, keuangan atau kerugian tidak langsung lainnya termasuk kerugian yang terjadi dalam pengangkutan atau pengantaran yang disebabkan oleh hal-hal yang diluar kemampuan kontrol JNE atau kerugian atas kerusakan akibat bencana alam atau Force Majeure.

      Dari sini: http://www.jne.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=2010072511150453&lang=IN

  16. Saya kecewa sam jne paket dari bandung ke jampangkulon sukabumi sudah 1 minggu lebih belum dateng . Gimana cara komplen nya ya ? No resi Nya BDOBQ00270156415

    Balas
  17. Selamat pagi om, saya baru membeli actioncam dr kaskus. Underwater case, camera &cable. Seharga 3.6 + asuransi &packing kayu. Barang dikirim dari dps menuju rumah saya (tangerang)

    Begitu barang sampai, packing kayu masih rapi rapat. Begitu dibuka, bubble wrapnya sudah sobek dan hanya ada underwater case saja. Camera &cablenya nggak ada.

    Itu gimana ya om?
    Saya sudah telfon cs katanya nanti di proses.
    Proses yg seperti apa? Jika dilakukan penggantian, kira2 berapa lama?
    Trims om

    Balas
    • Halo Stpd, saya sarankan kalau ngurus ganti rugi jangan lewat telepon. Dari pengalaman pribadi kurang bagus dan follow upnya yang susah. Coba laporkan ke kantor cabang JNE di kota anda mas, misal tidak boleh klaim ganti rugi karena anda penerima ya terpaksa minta ke pengirimnya atau dibuatkan surat kuasa. Oh ya, dokumentasi kondisi barangnya akan diminta sebagai bukti. Apabila klaimnya diterima pun anda harus rajin meminta followup, kalau dibiarkan… bisa tidak dikirim uangnya mungkin.

  18. Selamt malam ….Saya kirim barang ke Tulung agung isi paket Hebal ..
    Nama penerima bapak mudjiono
    Barang seharusnya sampai 3 hari paling lambat 4 hari namun sudah hari ke 8 barang saya tidak sampai ke kepenerima kemudian saya ke Agen JNE tempat saya kirim pket tersebut …
    Untuk menanyakan barang saya kenapa sudah 8 hari tidak sampai juga
    Lalu di cek no resi nya….Kata nya barang tersebut sudah di terima tp nama penerima Nya orang lain setelah dik nama tersebut tidak…ada….gmn nih …mau maling jangan kayak gini cara nya donk…kepercayaan orang terhadap saya bisa ilang …

    Balas

Tinggalkan komentar