Cara mengetahui DNS server dibajak ISP

Mungkin dibajak bukan kata yang tepat dan sopan tapi saya yakin anda memahami maksud saya. Di Indonesia untuk memblokir akses internet ke website tertentu banyak cara dilakukan oleh ISP (Internet Service Provider), mulai dari yang sederhana blokir alamat situs, menggunakan DNS server default atau membajak DNS server yang disetting sendiri oleh penggunanya.

DNS server yang biasa digunakan oleh pengguna internet adalah Google Public DNS atau OpenDNS untuk mempercepat kecepatan koneksi internet dan sekaligus menghindari blokir. Tapi pada Telkom Speedy cara ini kadang tidak bisa dilakukan karena dilakukan DNS server hijacking (pembajakan server DNS) atau Transparent DNS Proxy,? jadi seluruh akses akan tetap melewati DNS server milik Telkom atau apapun ISP anda. Tentunya ini membuat mereka bisa memodifikasi dan memanipulasi setiap permintaan yang masuk, dan jelas blokir juga sensor bisa dilakukan. Kabarnya First Media juga sudah memakai metode ini.

Bagaimana kita tahu kalau DNS server kita sedang dibajak oleh ISP? Silahkan akses situs DNS Leak Test, lokasi anda akan langsung dikenali dan untuk menguji sebenarnya DNS server apa yang sedang aktif silahkan klik Standard Test.
dns-leak-test

Memilih Extended Test bisa dilakukan kalau anda ingin mendapatkan informasi yang lebih akurat, tapi dari pengalaman saya ini tidak perlu dilakukan karena hasil pengujian standar sudah cukup jelas. Apalagi proses pengujian extended ini lebih lama.

Hasl pengujian dari DNS server komputer saya adalah semuanya benar menggunakan Google Public DNS, misalkan hasilnya adalah lain dari yang sudah anda setting maka ini menandakan kalau terjadi DNS hijacking.

dns-leak-test-result

Bagaimana cara mengatasinya atau adakah solusi alternatif? Sementara ini kita bisa melewatinya dengan menggunakan layanan VPN, SSH Tunneling, Proxy atau menggunakan Public DNS server lain yang masih belum dikenali oleh pihak ISP. Ini bisa memakai yang gratis dan berbayar tergantung kebutuhan anda.

Tulis komentar...