LAPOR!: Suarakan aspirasi dan pengaduan langsung ke pemerintah

Pagi ini saya diberitahukan mengenai salah satu layanan online dari UKP-PPP (Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan) bernama LAPOR! (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat). Fungsinya adalah untuk menjembatani setiap laporan mengenai pembangunan atau layanan publik dari pemerintah untuk warganya kepada instansi pemerintah terkait.

Singkatnya: anda bisa mengeluh, memberikan saran dan kritik, menyampaikan pendapat atau aspirasi, mengadukan layanan, menanyakan hal tertentu, melaporkan penyelewengan, kesalahan atau kerugian disebabkan pemerintah, melaporkan adanya pungutan liar (pungli) dan sebagainya melalui layanan ini.

lapor

Oke, anda sudah paham kalau kita bisa menyampaikan langsung keluhan kita kepada instansi yang bermasalah melalui sistem LAPOR!, tapi yang lebih penting apakah ada responnya? Kita bisa saja koar – koar menyuarakan pendapat tapi kalau tidak ada kelanjutannya sama saja bohong bukan?

Setelah saya cek memang ada banyak kisah sukses penyelesaian masalah yang dimediasi tim LAPOR!, tapi harap bersiap – siap akan waktu yang dibutuhkan karena proses yang dibutuhkan dan biasanya pengurusan berbeda instansi jelas ada birokrasinya. Saya perhatikan sekilas rata – rata membutuhkan kurang lebih beberapa hari sampai minggu hingga ada jawabannya dari pihak yang dituju.

Selanjutnya saya ingin memastikan apakah laporannya ini akan ditindaklanjuti untuk pemerintah di daerah. Karena sebagian besar laporan yang ada berada di sekitar Jakarta, jadi saya langsung mencari* lokasi di kota Malang. Ternyata ada laporan mengenai tunjangan guru yang belum cair di Malang baru – baru ini. *Catatan saja saya tidak menemukan fitur pencarian di situsnya, yang ada pelacakan status akhir laporan. Jadi saya terpaksa menggunakan Google.
lapor-tunjangan-guru-belum-cair-malang
Kabar baiknya ada jawaban dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai pertanyaan yang diajukan, jadi masih ada harapan buat kita sebagai orang biasa memperjuangkan nasibnya walaupun lokasinya tidaklah strategis.
lapor-tunjangan-guru-belum-cair-malang-tindak-lanjut-laporan

Oh ya, identitas anda sebagai pelapor akan dianonimkan atau rahasia. Jadi jangan khawatir kalau ada kebocoran atau nanti ada efek buruk dikarenakan laporan anda.

Jika anda memiliki handphone modern berbasis Android, BlackBerry, atau iPhone maka bisa mengunduh aplikasinya untuk langsung melakukan pelaporan dari ujung jari anda. Tidak ada internet? Tim LAPOR! benar – benar totalitas dalam memberikan kemudahan cara menyampaikan laporan penggunanya, silahkan SMS laporan anda ke nomor 1708 dan ini didukung oleh seluruh operator.

Saya benar – benar salut akan keberadaan layanan ini, sekarang kita bisa lebih mudah menyampaikan aspirasi rakyat dan dibantu oleh LAPOR! mengenai kelanjutan prosesnya. Semoga dengan adanya LAPOR! membuat jalannya operasional instasi pemerintahan lebih transparan lagi sehingga membuat kita mudah mengawasi layanan untuk publik di Indonesia.

4 pemikiran pada “LAPOR!: Suarakan aspirasi dan pengaduan langsung ke pemerintah”

  1. Pagiii…
    maaf sy warga mojokerto jawa timur….merasa tergerak untuk menyampaikan hal ini karena menyangkut kesehatan orang banyak.
    Jadi di daerah Medali, ada pabrik karet yg mengeluarkan bau busuk & memyebar kemana2.
    Warga sekitar banyak yg menderita ISPA.
    Saya warga yg bertempat tinggal agak jauh dr Medali juga terkena dampak bau…itupun sudah sangat mengganggu baunya apalagi warga yg dekat disana.
    Minta tolong kepada pemerintah utk menindak lanjuti pabrik tsb…agar ada di kawasan industri….bukan di tempat pemukiman.
    terima kasih banyak.

    Balas
  2. untuk pemerintah kusus y jajaran yg bersangkutan dgn pemberian bantuan kpada hg katanya terbilang kategori miskin.
    dgn segala hormat dan maaf seblum nya.
    1 .apa sih tujuan utama pmverian bantuan yg dbrikan kpada wargs yg katsnys miskin.
    2. untuk bisa dibilang warga miskin ,seseorang itu hrus flm kkndisj bgaimn,dan mempunyai kpemklikan apa saja,,?
    3.siapa/petugas dr mn yg sbnernya mnyurvai mereka yg terbilang wargs miskin.
    4.dan mereka yg terdaftar byk dpt bantuan itu dapakh hasil survei scara keseluruhan/cuma hy dr catatan yg disodorkan lalu tnpa cek keadaan sbnerya orang yg trdaftar trsbut lalu lngsung dberi saja tnpa di cek lagi kondisi sbnernya ya.
    atas perhatian y saya ucalkn trimakasih.

    Balas

Tulis komentar...