Menghapus driver hardware lama dengan Driver Sweeper

Anda telah merawat komputer dengan baik, update driver hardware juga teratur. Dalam teori, hal ini seharusnya membuat sistem komputer berjalan dengan kondisi terbaik dan memiliki performa tinggi.

Tapi dengan berulang kali melakukan update driver juga ada kekurangannya. Jika anda tidak menghapus driver lama anda dengan benar dan tuntas, mereka bisa menyebabkan tidak stabilnya komputer, memperlambat kinerja, konflik hardware dan crashnya komputer. Biasanya driver yang secara rutin diupdate adalah VGA (Video Graphic Adapter) alias kartu grafis.

Driver Sweeper bisa memperbaiki masalah yang disebabkan driver lama ini. Aplikasi kecil ini bertugas menghapus driver lama yang ditemukan pada sistem Windows anda. Bila ada masalah dengan salah satu perangkat keras komputer anda, dan setelah update driver atau install ulang driver masalah tersebut tidak hilang, sebaiknya anda hapus driver lama terlebih dahulu dengan bantuan program ini.

Saat anda menjalankan program pembersih driver ini akan muncul beberapa driver hardware yang dikenalinya. Dimulai dari driver graphic card, sound card, motherboard, LAN, USB sampai keyboard dan mouse. Beri centang pada driver hardware yang ingin anda hapus, kemudian klik tombol Analyse untuk menganalisa seluruh entry driver dari hardware yang anda pilih.
driver-sweeper

Hasil analisa akan segera muncul, data dari driver lama ini bisa berupa file, folder atau entry pada registry Windows. Bila anda yakin ingin menghapus semua data driver dari hardware yang anda pilih sebelumnya beri centang pada satu atau lebih entry driver. Lanjutkan dengan klik tombol Clean untuk membersihkan driver.
driver-sweeper-analyse

Proses pembersihan driver lama ini tergantung seberapa banyak dan besar software yang ada di komputer anda. Kadang anda bisa melihat bahwa tidak semua data dari driver bisa dibersihkan saat itu juga, bila ini terjadi Driver Sweeper akan meminta komputer direstart dan akan dihapus pada saat berikutnya. Hal ini dilakukan karena file yang akan dihapus masih terkunci oleh Windows.

Bila di tengah – tengah proses pembersihan driver anda menyadari adanya kesalahan, baik memilih driver hardware yang salah, atau driver lama masih bekerja dengan baik. Jangan khawatir anda bisa mengembalikan driver sebelumnya. Driver Sweeper akan otomatis membuat backup driver sesaat sebelum anda melakukan proses penghapusan, anda cukup memilih Backup kemudian pilih file backup mana dan kemudian tekan tombol Restore untuk mengembalikan kondisi driver ke semula.
driver-sweeper-backup

Secara pribadi cara saya membersihkan driver lama sampai tuntas adalah sebagai berikut:

  1. Uninstall driver lewat Add/Remove Program atau software aslinya.
  2. Restart.
  3. Bersihkan registry dengan CCleaner atau semacamnya.
  4. Restart.
  5. Masuk ke Safe Mode Windows (Tekan F8 saat sebelum loading Windows).
  6. Jalankan dan lakukan proses pembersihan dengan Driver Sweeper.
  7. Restart.
  8. Install driver hardware kembali atau update driver.

Biasanya dengan mengikuti langkah diatas, masalah yang disebabkan oleh driver hardware akan hilang kecuali kalau yang rusak adalah hardware itu sendiri.  Tentu sebelum memulai memperbaiki driver anda harus mengetahui penyebabnya, untuk mengetahui penyebab error seperti Blue Screen anda bisa menggunakan BlueScreenView.

Tulis komentar...