Cara menutup rekening Jenius

Last Updated on April 4, 2021

Setelah saya buka 2 rekening bank digital (CIMB Niaga dan UOB TMRW) untuk menghindari fee berlebihan, maka kali ini saatnya mengucapkan bye-bye Jenius. Mungkin sudah lupa bahwasanya ada pengguna yang pakai layanan perbankan mereka karena sensitif harga. Dan iuran bulanan yang langsung ke Rp. 10.000 itu overpriced dibandingkan kompetitor, apalagi masih ada yang gratis.

Tapi sebenarnya saya ada alasan lain memutuskan berhenti pakai Jenius dan tidak berhubungan dengan faktor ongkos layanannya. Cuma memang sejak adanya feesible ini jadi pemicunya saja. Akan saya jelaskan di akhir, nanti terlalu panjang intronya.

Membatalkan rekening Jenius

Bikin rekening Jenius itu mudah, bisa full online atau pakai booth di mall-mall. Yang pasti ga bisa ke bank BTPN, saya nyesal percaya admin medsosnya dulu karena akhirnya buang-buang waktu.

Waktu ingin menutupnya saya tentu google dan konfirmasi ke customer servicenya. Syukur-syukur kalau prosesnya bisa online juga, kan bank digital.

Kenyataannya memang tidak bisa lewat livechat maupun email. Harus melalui telepon ke call center Jenius atau datang sendiri ke kantor BTPN, katanya untuk verifikasi data nasabah. Ya ngikut saja deh.

Cara menutup rekening Jenius

  1. Kita pakai metode call center, silahkan telepon ke nomor 1500365. Ada trik hemat pulsanya juga yang pernah saya bagikan.
  2. Langsung saja sampaikan ke petugas csnya bahwa ingin menutup akun Jenius.
  3. Akan ditanyakan alasannya apa. Ini bebas mau jawab apa, jujur juga aman kok. Saya pindah ke sebelah. 😀
  4. Siapkan data yang akan diminta untuk verifikasi identitas: Nama lengkap sesuai KTP, Nomor telepon terdaftar, Alamat rumah, Nama ibu kandung sesuai kartu keluarga.
  5. Dan data soal akun Jeniusnya: Berapa saldo yang ada sekarang dan kebetulan sudah saya kurang tinggal 0 Rupiah. Kemudian jumlah transaksi sebulan ini, ini bisa dilihat di aplikasinya bagian Moneytory.
  6. Setelah cs berhasil validasi maka permintaan penutupan tabungan Jenius akan diproses dalam 1×24 jam. Besoknya coba saja bisa login atau tidak, kalau saya tidak berhasil.

Lama telepon saya 10 menitan totalnya untuk mengurus ini.

Alasan awal yang bikin males pakai Jenius

Kembali lagi ke 2 alasan saya rada jengah dengan Jenius. Ini berdasarkan pemakaian setahun lewat, dan merupakan opini pribadi.

Pertama, aplikasinya lambat banget. Dari membuka sampai berhasil login bisa ada loading 3 kali. Itupun terhitung lancar, kalau pas urgent malah bisa gagal terbuka atau login. Ini aplikasi perbankan kok rewel banget. Mending aplikasinya BCA, tampilan jadul tapi fungsinya dapat diandalkan.

Kedua, telemarketing FlexiCash jenius benar-benar spam. Tiap 1-2 minggu saya selalu ditelepon menawarkan agar saya ngutang, dan bunganya bisa diturunkan. Yang paling parah pernah pakai bot untuk teleponnya dan saat saya komplain malah ga tahu menahu.

Tidak ada namanya do not call list untuk promosi marketingnya Jenius, saya tidak akan diganggu lagi kalau sudah tutup akun kata csnya. Trims informasinya, sekarang saya turuti.

Ketiga, customer servicenya yang payah. Tanya lewat livechat suruh telepon. Telepon suruh email. Email suruh telepon. Ya muter aja. Sudah gitu livechat dalam aplikasinya sendiri ga stabil banget, nunggu lama balasan cs malah terputus. Ngantri lagi.

Saya masih ingat komplain soal promosi yang saya ikuti kok ga dapat cashback sesuai ketentuannya, ternyata rebutan karena ada kuotanya juga. Tapi yang bikin males itu respon csnya yang kayanya ga peduli jawabannya dan saya harus menghubungi livechat beberapa kali karena tidak ada aktivitas. Ya memang receh sih tapi kok gitu sih.

Keempat, ini yang paling belakang memang. Alasan adanya fee 10 ribu ini katanya untuk perbaikan dan peningkatan kualitas layanan Jenius. Sejak Januari, hingga saya baru memutuskan untuk membatalkan akun Jenius baru-baru ini di akhir Maret. hasilnya ya sama saja masalahnya dan lambatnya.

Tinggalkan komentar