Cara mengatur update otomatis aplikasi di Android

Dengan adanya Google Play Store pengguna Android sangat dimudahkan dalam mencari aplikasi dan manajemen updatenya, tapi dengan masih mahalnya harga kuota bandwidth internet di Indonesia ini bisa menjadi bumerang terhadap tingkat penggunaan data anda karena fungsi update otomatis aplikasi di Android. Kalau anda merasa khawatir jika tiba – tiba ada update dan handphone anda secara otomatis mendownloadnya sehingga bisa menghabiskan jatah koneksi data yang berharga ini maka lebih baik diatur kembali jadwalnya atau dimatikan saja sekalian.

Cara mengubah setting update apps di Android mudah kok, silahkan anda buka dulu Google Play Store dan tap pada menu (icon 3 baris horisontal). Kemudian pilih Settings.
google-play-store-menu

Pada Settings Play Store selanjutnya tap di Auto-update apps untuk mengaksesnya.
google-play-store-settings-general

Silahkan pilih opsi yang sesuai dengan keinginan anda.
google-play-store-auto-update-apps

Ada 3 opsi yang bisa anda gunakan:

  • Do not auto-update apps. – Fungsi update aplikasi otomatis akan dimatikan, anda masih bisa memperbarui aplikasi dengan cara manual.
  • Auto-update apps at any time. Data charges may apply. – Aplikasi akan otomatis diupdate setiap kali ada versi baru, dan akan diunduh menggunakan koneksi internet apapun yang tersedia, biasanya adalah koneksi data dari operator telekomunikasi yang dipakai. Jadi besar kemungkinan akan ada biaya tambahan atau setidaknya kuota internet anda akan digunakan.
  • Auto-updates apps over Wi-Fi only. – Update aplikasi Android secara otomatis hanya dilakukan kalau memakai koneksi Wireless (Wi-Fi), setting ini saya sarankan karena sudah banyak tempat yang memberikan layanan hotspot gratis.

Secara umum dengan mengkonfigurasi setting update maka anda akan lebih hemat dalam penggunaan data, dan sebenarnya anda juga bisa mengaktifkan auto-update per aplikasi kalau membutuhkannya.

Tulis komentar...