Cara setting kompresi terbaik 7-zip

7-zip merupakan program kompresi data alternatif yang gratis dari WinRAR dan tampaknya cukup banyak yang menyukainya. Untuk membuat sebuah file yang dikompresi ukurannya sekecil mungkin maka di WinRAR masih lebih mudah daripada di 7-zip karena ada beberapa algoritma yang bisa digunakan dalam format yang sama (*.7z).

Karena itulah saya ingin memberitahukan anda bagaimana cara setting kompresi terbaik untuk format file 7zip, dan akan dibedakan tergantung apa jenis file yang akan diarsip dan dikecilkan ukurannya.

Pada dialog pembuatan arsip 7zip (Add to archive), pilih Archive formatnya adalah 7z, kemudian ubah Compression Levelnya menjadi Ultra yang merupakan tingkat kompresi terbaik.

Kemudian bila file – file yang akan dikompres bersifat umum atau campuran seperti PDF, DOC, BMP, PNG, XLS, TXT menjadi satu maka gunakan LZMA2 yang merupakan algoritma kompresi umum. Sebaliknya kalau yang ingin dikompresi adalah file – file bertipe teks maka gunakanlah PPMd karena rasio penghematan ukurannya akan lebih baik dari default 7zip.
7-zip-add-to-archive
Jangan lupa Solid Block Size, ini gunanya agar seluruh file yang dimasukkan akan dianggap sebagai sebuah file yang berkesinambungan sehingga meningkatkan rasio kompresi lebih tinggi lagi. Defaultnya adalah 4GB.
7-zip-compressing

Secara umum semakin tinggi tingkat kompresi yang dikonfiguraskan maka akan semakin lama proses pembuatannya, dan membutuhkan memori yang lebih tinggi dalam kompresinya. Singkatnya gunakan LZMA2 untuk semua jenis file, dan PPMd untuk jenis file tulisan.

Terakhir kalau anda ingin mengamankan file arsip anda maka bisa ditambahkan dengan enkripsi dan sebuah password yang kuat.

Tulis komentar...