Mengetahui perkiraan banjir di Indonesia

Indonesia baru – baru ini dilanda bencana banjir di beberapa daerah dan kota, walaupun sebelumnya kota seperti Jakarta memang sudah langganan banjir, tapi kota Manado mengalami banjir yang di luar prediksi parahnya. Selain kehilangan harta benda yang lebih penting adalah nyawa para korban banjir yang telat mengungsi karena datangnya bencana alam ini secara tiba – tiba. Ini yang membuat saya mencari adakah sumber yang dapat diandalkan dalam memperkirakan bencana banjir di Indonesia?

Sebagian besar korban manusia yang berjatuhan dikarenakan tidak siapnya (tidak mengetahui) penduduk daerah tersebut akan ancaman banjir dan infrastruktur di daerah tempat tinggal mereka tidak mampu meredam kekuatan air. Kalau masalah fasilitas dan infrastruktur merupakan urusan pemerintah setempat, maka mengetahui adanya resiko banjir di suatu tempat bisa dilakukan sendiri – sendiri secara individual.

Karena itu saya bersyukur bahwa salah satu departemen pemerintah BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) menyediakan informasi potensi banjir di Indonesia dalam waktu 3 bulan kedepan dari sekarang. Anda bisa mengaksesnya dari halaman Potensi Banjir.

bmkg-potensi-banjir-indonesia

Informasi seluruh provinsi dengan potensi banjir di Indonesia akan ditunjukkan per bulan, dimana yang paling atas adalah bulan saat ini. Sedangkan untuk bulan setelahnya silahkan geser halaman ini ke bawah. Untuk mengetahui secara mendetail daerah rawan bajir untuk bulan tertentu silahkan klik peta provinsi tersebut.

bmkg-peta-potensi-banjir-sulawesi-bagian-selatan

Daerah resiko banjir akan ditampilkan dalam peta, dipisahkan per kecamatan dan diberi kode warna untuk mengetahui tingkat kemungkinan terjadi bencananya. Merah untuk resiko tinggi, kuning untuk resiko menengah, hijau untuk resiko rendah, dan coklat untuk aman.

Kalau tempat anda tinggal termasuk dalam kecamatan yang memiliki tingkat kerawanan menengah atau tinggi sebaiknya bersiap saja. Walau belum tentu terjadi banjir karena ini semua adalah ramalan bencana alam tapi tidak ada ruginya mengantisipasi sebelum terlambat.

Data yang ditampilkan adalah hasil kerjasama dari 3 departemen pemerintah:

  • BMKG memberikan informasi prakiraan hujan bulanan.
  • SDA PU (Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum) untuk informasi daerah rawan banjir.
  • Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional) dengan data peta dasar Indonesia (Peta Rupabumi Indonesia (RBI), Sistem Lahan, Land Cover).

Semua data dari 3 departemen tersebut diolah menjadi satu untuk memperkirakan daerah rawan banjir dalam waktu tertentu di Indonesia. Saya sendiri berterimakasih atas kerjasama mereka dan menyediakan informasi potensi banjir ini untuk publik.

BMKG juga menyediakan informasi mengenai gempa bumi terbaru di Indonesia, yang sudah pernah saya bahas sebelumnya.

Tulis komentar...