Perbedaan antara Sleep dan Hibernate di Windows

Mode Sleep dan Hibernate merupakan fitur yang disediakan oleh Windows untuk membantu user dalam hal menghemat konsumsi daya. Ketika laptop memasuki salah satu dari kedua mode ini laptop akan dibuat ?tidur? agar konsumsi daya yang dikeluarkan akan ditekan sekecil mungkin. Fitur ini sangat amat berguna bagi pengguna laptop dimana salah satu sumber energi adalah baterai dan keperluan mobilenya. Selain itu kelebihan dari fitur ini adalah tidak akan menganggu pekerjaan, apabila ada data/program yang masih bekerja ketika mode Sleep atau Hibernate aktif maka data/program tersebut tidak akan hilang.

Manakah yang harus kita pilih antara 2 mode ini? Bayangkan ketika kita sedang mengerjakan sebuah laporan,tugas,dll tapi tiba-tiba ada urusan mendadak dimana harus pergi meninggalkan laptop dalam jangka waktu tertentu. Namun opsi shut down bukan menjadi pilihan baik karena kita akan membuang waktu untuk menyalakan kemudian menjalankan lagi progam-progam yang sebelumnya di pakai, nah disinilah fungsi mode Sleep dan Hibernate berguna.

windows-7-start-menu-sleep-and- hibernate

Hibernate

Mode ini memang di desain untuk laptop. Kenapa? Dalam mode ini semua program atau pekerjaan kita yang masih bekerja akan di simpan dalam Hard Disk dan ketika laptop dihidupkan kembali maka semua pekerjaan dan program akan kembali dalam posisi semula. Konsumsi daya yang dibutuhkan sangat kecil sekali dibandingkan mode Sleep. Secara teknis laptop akan dalam kondisi hampir seperti shutdown.

Kelemahan mode ini terletak pada proses ?sadar?/menghidupkan kembali. Proses ini bisa memakan waktu lama (hitungan 5-10 menit bisa lebih) dan selama proses berjalan jangan sampai mematikan laptop secara paksa, hal ini bisa membuat data hilang.

Data tidak akan hilang meskipun laptop kehilangan daya.

Gunakan mode ini apabila kita pergi dalam waktu lama.

Sleep

Mode yang dirancang untuk memudahkan laptop bekerja secara normal lagi dengan cepat (hitungan detik) dari posisi ?tidur?. Kenapa bisa cepat? Secara teknis dalam mode sleep laptop bisa di bilang dalam keadaan ?setengah sadar?. Semua data dan program akan tersimpan dalam RAM dan bersifat sementara. Aplikas yang lain akan berada dalam posisi standby. Hal ini yang menyebabkan laptop cepat ?sadar? berbeda dari mode hibernate.

Konsumsi daya yang dibutuhkan tidak sekecil mode Hibernate. Apabila selama dalam mode sleep daya baterai akan habis, maka secara otomatis aka dipindahkan ke mode Hibernate.

Data akan hilang jika laptop kehabisan energi, karena data tersimpan dalam RAM dan bersifat sementara bukan di Hard Disk.

Gunakan mode ini apabila anda pergi dalam waktu singkat seperti: makan, mandi, pindah kelas, dan lain lain.

Apakah komputer memilik mode Sleep dan Hibernate?

Mode Sleep dalam komputer sama halnya dengan Stand By. Untuk mode Hibernate tidak ada karena memang hanya untuk laptop saja. Sebagai gantinya komputer memiliki mode Hybrid sleep kemampuannya seperti gabungan antara hibernate dan sleep. Dimana data dan program akan tersimpan dalam Hard Disk dan membuat komputer dalam posisi Stand by. Jadi jika terjadi listrik padam pada waktu mode Hybrid sleep maka data akan aman. Seharusnya mode ini bersifat default.

Apakah mode Sleep dan Hibernate di windows 7 sama dengan di windows 8?

Kurang lebih hampir sama, yang berbeda hanya peletakan tombol dan tampilan saja.

Semoga Bermanfaat.

4 pemikiran pada “Perbedaan antara Sleep dan Hibernate di Windows”

  1. Tapi setahu saya gan, kalo mode Hibernate itu lamanya pas matiin doang, tapi pas nyalain cepet gan… Biasa, kebiasaan saya hibernate, biar kaga lupa kemaren mau ngapain :v

    Balas
    • Sekarang malah opsinya tinggal Hibernate saja di Windows 10. Kabarnya tidak perlu shutdown atau sleep karena hibernate lebih baik.

Tulis komentar...