Prosedur dan syarat pembuatan SIM

Sedikit share saja pengalaman pribadi saya mengajukan pembuatan SIM A (Mobil) dan sekalian perpanjangan yang SIM C (Sepeda Motor) sebenarnya awal bulan ini. Spesifiknya lokasi saya di Malang, jadi letak pengurusan Surat Ijin Mengemudi kota Malang ada di jalan Dr. Wahidin.

Saya datang ke lokasi sekitar jam 6 pagi hari Selasa dan itupun sudah banyak yang antri, dengan kuota antrian 100 orang untuk pengajuan SIM baru dan 150 orang (kalau tidak salah) untuk perpanjangan SIM.

Kalau saya pantau datang jam 7 pagi itu masih tetap dapat antrian walau sudah nomor buntut, sedangkan jam buka kantor SATPAS adalah 8 pagi. Tapi nomor antrian akan dibagikan jam 7.15-7.30an. Kalau kebagian ya langsung saja ikuti prosedurnya, dan kalau tidak silahkan datang lebih pagi besoknya.

Anggap saja kita sudah dapat nomor antrian dan mengajukan SIM baru (A dan C sama saja, cuma beda nanti di isi formulir dan ujian prakteknya). Jadi yang perlu disiapkan/syarat peserta adalah:

  1. KTP dan fotokopinya, disarankan 4 lembar. Kalau belum disiapkan dari rumah, maka di lokasi pasti ada jasa fotokopi.
  2. Bolpen, karena disana tidak disediakan. Jadi harus bawa sendiri atau beli di tempat.
  3. Map, entah harus warna biru atau memang yang dijual cuma itu. Juga bisa dibeli di toko sekitar, saya beli Rp. 2000, dan disteples satu lembar fotokopi KTP pada mapnya. Saat pembagian nomor antrian, ini dicek ternyata.
  4. Surat sehat dari puskesmas atau doktor umum. Kalau belum siap, tinggal setelah dapat nomor antrian mampir ke ruang prakteknya yang pasti disediakan dekat SATPAS. Juga diminta fotokopi KTP dan disteples ke suratnya. Membayar Rp. 20.000 disini. Cuma dites golongan darah, berat badan, tensi dan mata. Cepat kok.
  5. Uang, ya walaupun habisnya cuma 120-140 ribu tergantung bikin SIM apa. Tapi ya tidak ada salahnya bawa lebih.

Catatan, jangan harap ada calo berkeliaran. Asli bersih. 🙂

Sekarang, bagaimana langkah – langkah pembuatan SIM barunya? Tidak jauh-jauh dari yang saya alami dan lakukan pastinya.

<ol>
  • Nanti kalau sudah diperbolehkan masuk ke kantor SATPAS, maka akan diarahkan oleh petugas untuk mengisikan formulirnya. Silahkan diisi datanya sesuai KTP dan jenis SIM yang diinginkan. Tidak ada yang sulit disini.
  • <li>Setelahnya adalah sesi foto, dan pastikan data yang anda berikan (pada pengisian formulir diatas) sesuai pada tahap ini. Nanti akan diminta mengecek apakah benar, dan apabila ada kesalahan dipersilahkan ke ruang koreksi data. Yang pasti perpanjangan SIM proses fotonya akan dilakukan setelah yang sedang membuat baru, karena tidak ada tesnya.</li>
    
    
    <li>Kemudian dilanjutkan penjelasan soal peraturan lalu lintas dan mengemudi singkat, dan masuk ke proses ujian teori SIM. Pertanyaannya tidak banyak, dan jawabannya pilihan ganda, sistemnya elektronik. Jadi hasilnya akan langsung diketahui apakah anda lulus tes teori atau tidak. Kalau gagal silahkan pulang dan mencoba di kemudian hari.</li>
    
    
    <li>Sedangkan kalau lulus, maka siap-siap untuk ujian praktek. Kendaraan sudah disediakan. Apabila gagal, seperti saya hehe..., maka bisa diulang 2 minggu kemudian.</li>
    
    
    <li>Dan akhirnya setelah berjuang dan sukses lulus semua ujian teori baik praktek adalah menunggu proses pembuatan SIMnya di ruangan yang disediakan, tidak lama kok.</li></ol>
    

    Rasanya lega karena tidak perlu ambil cuti lagi untuk pengurusan SIM. 😀

    Sekian dan semoga mengurangi rasa cemas saat pengajuan SIM baru.

    *Mohon maaf ga ada foto/dokumentasi apapun karena saya saat di lokasi fokus ke prosedur disana, harap maklum takut ada yang salah karena gimanapun perasaannya sudah beda di kantor polisi. 🙂

    Tulis komentar...