Siklus hidup nama domain

Kalau anda memiliki sebuah nama domain atau anda sedang mengincar sebuah domain yang sudah dibeli orang lain biasanya akan lebih memperhatikan kapan saatnya domain tersebut kadaluarsa (expired). Mungkin anda bermaksud memperpanjang nama domain tersebut atau ingin membeli domain name yang sudah expired sebelum didahului oleh saingan yang memiliki sasaran nama domain dan ekstensi yang sama.

domain-name-word-cloud

Apapun tujuan anda maka sebaiknya anda memahami bagaimana siklus dari sebuah domain dari tersedia sampai dihapus untuk kemudian bisa diambil alih. Referensi saya membahas alur domain ini adalah untuk jenis gTLD (global Top Level Domain) seperti .com, .net, .org, .info, .biz dan sejenisnya. Kalau yang bertipe ccTLD (country code Top Level Domain) seperti .us, .in, .pw, .io, .id dan masih banyak lagi bisa diadaptasikan. Beberapa istilah yang digunakan akan berbeda tergantung registrarnya, tapi arti dan waktu yang tertera kurang lebih sama.

Available

Nama domain dan dengan ekstensi yang anda inginkan bila berada dalam tahap ini maka masih tersedia untuk didaftarkan, kalau anda memiliki dana maka bisa langsung membelinya.

Masa berlaku untuk setiap pembelian domain adalah 1 tahun, jadi jangan lupa untuk memperpanjangnya sebelum jatuh tempo. Daripada anda kehilangan website yang sudah dikembangkan selama 1 tahun.

Active atau Registered

Domain yang dalam fase ini berarti tidak tersedia untuk dibeli karena sudah dimiliki oleh orang lain, anda bisa menggunakan layanan WHOIS untuk mengetahui informasi mengenai suatu nama domain. Seseorang minimal mendaftarkan waktu 1 tahun atau maksimal 10 tahun untuk masa berlaku domain.

whois-utekno-com-creation-expiration-date

Masa renewal juga termasuk dalam tahap ini, jadi kalau anda ingin memperpanjang jangan sampai melewati waktu aktif domain karena ada resiko dikenai denda yang cukup fantastis nominalnya.

Expired

Nama domain telah kadaluarsa, anda bisa langsung membaca tahap selanjutnya karena pada fase ini akan langsung dijalankan proses siklus nama domain.

Grace Period atau Auto – Renew atau Registrar – Hold

Periode ini adalah masa peralihan domain untuk pemiliknya, biasanya dalam waktu 45 hari sejak expired. Dalam waktu ini nama domain masih dianggap milik si pendaftar dan masih bisa diperpanjang. Kalau nama domain anda berada pada masa waktu ini segeralah perpanjang kalau masih sayang kalau kehilangan.

Redemption Period atau Pending Delete – Restorable

Sedangkan redemption period merupakan masa penebusan bagi si pemilik domain, jangka waktunya adalah 30 hari sejak grace period. Kalau nama domain anda termasuk tahap ini maka akan dikenai biaya yang cukup besar untuk menyelamatkan domain anda. Umumnya berkisar $100 untuk memperpanjang nama domain dalam tahap ini.

Hold Period atau Pending Delete

Kalau nama domain sudah terlanjur pada tahap ini maka ada waktu tunggu selama 5 hari sejak periode redemption untuk kemudian dihapus kepemilikannya dan dilepas lagi ke umum.

Berapa lama waktu yang harus ditunggu dari domain expired sampai bisa didaftarkan lagi?

Secara total kurang lebih 80 sampai 100 hari, jadi 3 bulan kisarannya. Kalau anda menginginkan domain yang saat ini masih menjadi milik orang lain dan ternyata tidak diperpanjang maka kesempatan anda masih terbuka, cuma silahkan tunggu nama domain tersebut melewati seluruh tahap diatas sampai sudah di Pending Delete. Kalau sudah pada tahap penghapusan nama domain maka anda wajib standby atau memantau saat domain tersebut available kembali. Selesai sudah siklus domain dari tersedia – kadaluarsa – tersedia kembali.

Gunakan jasa backorder domain untuk anda yang sibuk

Kalau nama domain tersebut berarti penting bagi anda, entah nama atau bisa digunakan sebagai brand usaha maka untuk meningkatkan kemungkinan berhasil anda bisa mencoba menggunakan jasa Backorder Domain, dengan memanfaatkan layanan backorder maka secara otomatis sejak domain tersebut direlease akan langsung berusaha didaftarkan. Umumnya anda hanya membayar kalau jasa backorder berhasil mendapatkan nama domain yang anda inginkan.

6 pemikiran pada “Siklus hidup nama domain”

Tulis komentar...