Solusi Flash SMS message Telkomsel?

Last Updated on April 9, 2021

Entah kenapa iklan dari Telkomsel jadi sering muncul di hp saya, bukan hanya SMS tapi popup dari Flash SMS message. Padahal dulu sebulan saja belum tentu, tapi sekarang tiap 2-3 hari selalu muncul. Ini jelas-jelas sangat mengganggu.

Nama lain dari jenis pesan ini adalah Class 0 Message dan setahu saya ditujukan untuk menyampaikan informasi darurat ke seluruh pengguna operator seluler. Seperti peringatan bencana alam atau penculikan anak di Amerika Serikat. Tapi tampaknya dialihfungsikan jadi media periklanan oleh Telkomsel untuk produk-produknya: Simpati, Kartu As, dan Halo.

Akhirnya saya mencari solusi supaya tidak dikirim spam pesan kilat/kelas 0 ini lagi untuk selamanya, dan sekalian spam sms yang malah lebih rutin lagi masuk ke inbox.

Pertama saya coba ke admin Twitter menanyakan soal masalah ini, tapi jawabannya kurang memuaskan:

  1. Flash SMS message/Class 0 Message ini tidak bisa dimatikan.
  2. Menyoal spam SMS iklan yang normal (Burger King, NSP, Starbucks dan sebagainya) bisa dinonaktifkan tapi nanti notifikasi masa aktif, sisa pulsa, kuota habis, dan informasi lain akan berhenti juga.

Ya pas mendengar opsinya memang brilian sekali Telkomsel ini iklan dan informasi dibundling jadi satu salurannya.

Tentu saja saya tidak menyerah, akhirnya ke Grapari Telkomsel buat komplain ke customer service. Saya sengaja melewati call center karena takutnya malah hasilnya sama dengan sebelumnya, mending bicara langsung saja.

Kali ini cs menyatakan bisa diproses untuk flash smsnya, akan diminta:

  1. Nomor HP yang mengalaminya.
  2. Tanggal dan waktu kejadian.
  3. Lokasi saat itu. Bisa alamat, nama tempat atau kota.
  4. Screenshot class 0 messagenya.

Setelah itu akan dikoordinasikan dengan tim terkait soal PopAd ini. Ya, cuma segitu saja tanggapannya. Waktu saya desak apakah ini bakal permanen atau bagaimana hasilnya, cuma disarankan menunggu saja.

Apa efeknya? Sudah 2 mingguan sejak saya komplain dan memang belum muncul lagi popup sms lagi. Semoga saja benar sukses dimatikan.

BTW, saya merasa ini ada konflik kepentingan antara perlindungan konsumen dengan sistem iklan di Telkomsel.

Tinggalkan komentar