Solusi nonton video patah – patah di Windows

Pembahasan kali ini terinspirasi dari pertanyaan mbak Chanyeol soal memutar video dengan resolusi 720p/1080p jadi patah – patah atau ngelag. Walaupun tidak dijelaskan ini menggunakan Windows apa dan aplikasi video playernya tapi sebenarnya ada beberapa solusi yang bisa coba untuk mengatasi lemotnya video saat disetel.

Driver VGA anda sudah terinstall atau bisa juga diupdate ke versi terbaru. Seringnya karena Windows sudah terlalu hebat dalam mengenali hardware maka akan otomatis diinstall driver bawaanya. Ini kalau hanya digunakan sementara atau supaya sekedar bisa digunakan bukanlah masalah.

dell-inspiron-5437-i5-gpu-z-nvidia-geforce-gt-740m

Tapi kalau anda ingin performa komputernya maksimal maka wajib menginstall semua drivernya secara lengkap. Dan yang berpengaruh besar adalah driver GPU untuk menyetel video dengan normal.

Pahami kualitas/resolusi video yang memang mampu disetel VGA/CPU komputer anda. Maksud saya jangan sampai ambil kualitas Blu-Ray tapi kartu grafisnya ternyata tidak kuat. Ya… kenalilah batas performanya. Terlalu tinggi walaupun jernih sekali tapi kalau nyendat ya sama saja nyiksa GPU anda. Dan belum tentu monitor anda mendukung resolusi diatas 1080p, mubazir jadinya. Saran saya coba 720p atau 1080p dulu, sudah HD kok.

Cari program Video Player yang ringan dan mampu menggunakan hardware yang ada secara maksimal tapi ringan. Rekomendasi saya silahkan coba:

Mana video player terbaik? Terus terang mesinnya rata – rata sama tapi fitur tambahannya berbeda. Jadi tergantung selera karena tampilan menu dan navigasinya saja berbeda.

Cek setting antivirus anda. Terus terang ini jarang terjadi, tapi pada beberapa antivirus kadang bisa aktif mode yang sangat agresif dimana setiap aktivitas akan discan dulu. Ini bisa memberatkan sistem kalau dibiarkan. Dan akan terasa kalau dibuat ngegame atau nonton film.

Terakhir masih berhubungan dengan aplikasi media playernya, apapun yang anda pilih jangan lupa cek agar videonya diproses lewat VGA. Kadang untuk amannya pada setting playernya menggunakan software renderer sebagai defaultnya. Ubah ke hardware solusinya. Opsi ini tidak selalu ada pada semua media player, dan kalau tidak ketemu maka bisa diasumsikan sudah aktif.

media-player-classic-home-cinema

Beberapa istilah yang sering digunakan: H/W Accelerator, H/W Decoder, Use GPU, dan sebagainya. Oh ya di browser seperti Mozilla Firefox dan Google Chrome ada konfigurasi serupa, tapi defaultnya aktif.

Sekian dan semoga bermanfaat. 🙂

3 pemikiran pada “Solusi nonton video patah – patah di Windows”

  1. Saya pernah download film barat dengan format mkv. Waktu saya tonton normal saja, tapi saat saya percepat untuk lihat akting laganya ehh malah pecah pecah. Kira kira masalahnya apa ya?? Apa karena kualitas kompresi film tersebut kurang bagus??

  2. Supaya video bisa lancar di komputer atau notebook dengan spesifikasi yang rendah, maka perhatikan juga soal profile kompresi videonya. Untuk lihat profile videonya di Windows bisa menggunakan MediaInfo (yang umumnya saat memasang aplikasi K-Lite Mega Codec).

    Klik kanan pada file video dan pilih MediaInfo, apabila di MediaInfo tertulis AVC, maka jenis format video tersebut adalah H.264/X.264.

    Untuk resolusi 720p:
    Perhatikan bagian Format profile, apabila tertulis [email protected] atau yang lebih tinggi, maka pastikan ReFrames tidak lebih dari 4. Di bagian Encode settings pastikan B-Frame tidak lebih dari 3.

    Secara umum ReFrame dan B-Frame adalah yang paling menentukan rasio kompresi selain bitratenya. Jadi biasanya video 720p yang ukurannya kecil dengan gambar yang tetap bagus biasanya memiliki nila ReFrame dan B-Frame yang besar, tentu saja ini berpengaruh terhadap playback di komputer dengan spesifikasi rendah.

    Ukuran video yg jauh lebih besar belum tentu menjadi penyebab macet-macet atau lag saat diputar, justru kompresi yang terlalu tinggi yang menyebabkan video tersebut menjadi lag/macet.

    Jadi kompensasi dari perangkat spesifikasi rendah untuk memutar video dengan lancar adalah dengan rela berkorban untuk memilih file video yang kompresinya lebih rendah (ukuran lebih besar apabila ingin kualitas/detail), atau yg lebih rendah kualitasnya (apabila ingin ukuran kecil).

    Untuk membuktikannya, bisa coba download video yang ada di situs streaming professional, misalnya Netflix, VIU, dsb.. Untuk yg 720p saja disana biasanya bisa sampai 2 GB, padahal banyak situs download lain yang menyediakan video yg sama dengan ukuran jauh lebih kecil (hanya ratusan MB).

    Kenapa? Karena di situs streaming professional biasanya malah menggunakan setting rasio yang rendah, dengan tujuan agar semaksimal mungkin tetap kompatibel dengan perangkat yang lebih lawas.

Tulis komentar...