188 Nomor Apa?

Advertisements

Ini asalnya cerita lucu saja, dimana nomor saya yang kartu As itu dihanguskan walau masih masa tenggang. Jadi sudah terhapus dari sistem kata cs Telkomsel. Tapi sampai saat ini saya masih bisa menerima SMS maupun telepon, cuma tidak bisa isi pulsa atau data saja.

Istimewanya kemarin saya mendapatkan panggilan dari nomor 188. Ya, ini telepon dari call center Telkomsel. Apa anda ingin menebak kenapa saya dihubungi?

Jadi apa itu nomor 188?

188 ini adalah nomor yang digunakan customer care atau telemarketing Telkomsel (kartu As, Simpati, Loop, dan HALO) untuk menghubungi pelanggannya. Jadi bukan abal-abal, palsu atau modus penipuan karena nomornya 3 angka saja.

Kenapa kita dihubungi nomor 188?

Alasan paling umum adalah menawarkan promosi paket data, apalagi kalau anda menimbun pulsa tidak terpakai. Karena pulsa itu bukan tabungan, makanya kita diingatkan agar dipakai.

Kemudian apabila anda menggunakan produk Telkomsel prabayar dengan intensif, misal beli pulsa atau kuota diatas 100 ribu per bulan. Ada kemungkinan akan ditawarkan upgrade ke pascabayar dengan HALO. Kalau ini keputusan di tangan anda.

Advertisements

Kasus berikutnya apabila kartu SIM anda belum 4G, maka akan diberitahukan bahwa bisa upgrade tinggal datang ke kantor Telkomsel setempat. Saya anjurkan untuk ganti kalau ada waktu, rugi kalau ga 4G sekarang.

Terakhir apabila anda sebelumnya komplain ke customer service atau GraPARI, maka kadang akan difollowup apakah masalahnya sudah selesai.

Apakah kita bisa menelpon balik 188?

Ya, kita bisa menghubungi nomor 188. Untuk pelanggan pascabayar HALO ini gratis, tapi kalau prabayar tarifnya 300 Rupiah per panggilan. Jadi kalau tidak dirasa perlu sebaiknya kontak lewat email atau media sosial Telkomsel saja. Gratis namun tidak instan.

Kenapa 188 minta nomor KTP dan KK?

Kalau benar ini dari Telkomsel maka data nomor KTP dan nomor kartu keluarga akan digunakan untuk upgrade kartu sim prabayar anda menjadi pascabayar. Hati-hati saja kalau anda merasa tidak menerima tawaran ini. Abaikan saja.

Yang menghubungi mengaku bukan dari Telkomsel?

Waspada kalau panggilan masuk benar dari nomor 188 tapi bukan dari Telkomsel seperti dari bank atau asuransi.

Advertisements

Apalagi kalau sudah minta data-data penting pribadi seperti NIK/Nomor KTP, Nomor SIM, Nama Ibu Kandung, Nomor Kartu Keluarga, dan sebagainya.

Kalau anda memang ada urusan dengan Telkomsel dan sepertinya membutuhkan berbagi data diatas lebih aman datang ke GraPARI untuk komunikasi langsung.

188 aman tidak?

Selama ini aman-aman saja, cuma kalau mendengarkan penawaran rasanya bisa buang-buang waktu karena dihubungi saat jam kerja. Kalau ragu atau dianggap mengganggu bisa diabaikan atau malah diblokir sekalian. Cek pulsa dan kuota kan tidak pakai nomor ini, jadi tidak ada efek negatifnya.

Jadi saya dihubungi untuk apa?

Sebagai penutup dan melanjutkan pengalaman ditelpon nomor 188 di awal. Saya ditawarkan untuk beli kuota karena lagi ada promosi. Padahal pulsa saya 100 ribuan sudah lenyap. Mbaknya bingung. Hehe. 😀

Demikian semoga mencerahkan.

Advertisements

Tinggalkan komentar