Cara transfer nama domain

Banyak alasan kenapa kita perlu melakukan perpindahan nama domain dari tempat lama ke yang baru. Mulai dari mencari harga domain yang murah, kualitas pelayanan provider yang lebih baik, tidak ingin dibatasi fitur – fitur manajemen domainnya, atau hanya ingin menjadikan satu tempat saja seluruh pendaftaran domain yang dimiliki.

Karena proses transfer domain ini lumayan rumit bagi yang belum pernah melakukan maka anda sebaiknya mempersiapkan hal – hal berikut sebelumnya menjalankannya:

  1. Pastikan usia nama domain yang ingin ditranfer sudah lebih dari 60 hari sejak tanggal pembelian, perpanjangannya atau sejak terjadi proses perpindahan sebelumnya.
  2. Cek kapan domain tersebut expired karena lama proses transfer domain ini bisa 5 menit (kalau registrarnya sama) hingga 2 minggu. Tapi secara umum biasanya dalam 1 minggu akan sudah berpindah tempat. Jadi kalau tanggal berlaku domain anda sudah terlalu dekat dan kurang dari 2 minggu maka saya sarankan batalkan niat anda dan sebaiknya diperpanjang saja – kemudian tunggu 60 hari (poin pertama) baru ditransfer.domainstools-whois-registration
  3. Setiap kali membeli domain maka anda akan diminta mengisikan profil untuk WHOIS, pastikan isinya adalah akurat dan sejujurnya. Karena nanti email konfirmasi dan verifikasi akan dikirimkan.
  4. Masih berhubungan dengan data WHOIS. Jika anda menggunakan fitur WHOIS Privacy atau sejenisnya maka matikan dahulu, ini supaya pihak registrar domain bisa menghubungi anda untuk melakukan proses transfernya.
  5. Langkah selanjutnya adalah membuka penguncian domain (domain lock), fitur ini berfungsi untuk mencegah pencurian domain dan memang sebaiknya dibiarkan aktif kalau tidak digunakan.dynadot-set-transfer-lock
  6. Persiapkan kode transfer domain, biasa disebut EPP Code, Auth Key, atau Transfer Code. Kalau kesulitan minta bantuan support dari penyedia nama domain anda di tempat lama.

Jika seluruh langkah diatas sudah anda persiapkan maka sekarang silahkan beralih ke tempat baru dan lakukan hal berikut:

  1. Saat anda memasukkan nama domain yang ingin ditransfer maka akan diminta mengisikan kode transfernya.namesilo-transfer-search-results
  2. Jangan lupa membayar tagihan untuk transfer domain.
  3. Nanti akan ada pesan masuk ke alamat email administrator yang tercatat pada data WHOIS. Karena itulah saya katakan sebelumnya informasinya harus akurat dan WHOIS Protection sebaiknya dimatikan.
  4. Tergantung registrarnya, dalam email tersebut kita perlu mengunjungi link yang diberikan untuk mengkonfirmasi proses transfer, dan ini ada batas waktunya (biasanya 5 hari). Jadi harap anda baca baik – baik instruksinya, kadang ada menyatakan kalau tidak ada respon maka proses transfer akan berjalan otomatis setelah waktu yang ditentukan habis, atau malah sebaliknya proses transfer nama domain akan dibatalkan.dynadot-email-transfer-away
  5. Proses konfirmasi melalui email ini bisa dilakukan 2 kali, pertama dari registrar baru dan kedua dari registrar lama. Jadi selama beberapa hari sebaiknya anda rutin mengecek inbox email anda.
  6. Kalau sudah benar prosedurnya anda ikuti maka sekarang tinggal menunggu proses transfernya selesai. Biasanya kalau sudah berhasil anda akan diberi email pemberitahuan bahwa nama domain tadi sukses berpindah tempat.

Panduan diatas merupakan langkah – langkah umum pada proses transfer domain. Kadang pada beberapa domain name provider akan memiliki prosedur yang agak berbeda, dan bisa juga dipengaruhi kalau domain yang dipindahkan bukan yang umum (gTLD: .com, .net, .org) melainkan yang domain eksotis (ccTLD: .id, .io, .pw, dan sebagainya).

Oh ya, jangan khawatir kalau website anda akan down selama proses transfer ini berlangsung karena registrar domain tujuan akan otomatis membaca juga memindahkah juga DNS record pada domain anda. Selama yang pindah hanya domain bukan hosting semestinya akan berlangsung aman dan tanpa masalah.

Semoga membantu. 🙂

2 pemikiran pada “Cara transfer nama domain”

  1. Betul gan, utk pindahkan nama domain ke registrar baru harus lihat masa expired jangan terlalu mepet. Boleh jadi proses transfer awal bisa gagal, karena ada kesalahan yang kita belm faham sebab awam. Kalau menurut saya sih sebulan sebelum expired adalah masa yang ideal. Karena kita tdk terlalu bayk kehilangan biaya sewa di tempat lama. Awasi email pada saat proses ini berlangsung, jgn telat merespon. Apalagi kalau gantinya pake yang di LN.

    Balas
    • Memang sebaiknya kalau sudah yakin mau pindahan domain jangan terlalu dekat dengan tanggal sewanya habis. Walau selama ini saya belum pernah mengalami adanya masalah (rekor paling dekat adalah 5 hari sebelum expired), tapi membaca kisah horor di internet mengenai hilangnya domain karena terlambat memperpanjang atau terkenda denda hingga 10 kali lipat biaya perpanjang domain adalah resikonya.

      Email administrator domain juga harus rutin dicek selama proses transfer sedang berlangsung, karena pasti ada email konfirmasi perpindahan pengelola domain dari tempat asal dan dari tempat baru.

Tulis komentar...