domcomp: Cara cepat mencari nama domain termurah

Harga nama domain sebenarnya cukup stabil dan jarang berubah, kecuali kalau sedang ada promo pada penjual domain tertentu maka bisa sangat murah. Sayangnya hal seperti ini biasanya waktunya cukup terbatas sehingga sering kita tertinggal. Sedangkan kita mencari lagi belum tentu tahu kemana atau mendapatkan harga yang sama rendahnya.

Daripada kita memantau satu per satu penjual nama domain yang sering mengobral harga domain kita bisa memanfaatkan layanan domcomp yang akan menampilkan langsung berapa harga nama domain termurah untuk ekstensi tertentu. Disini saya mengecek berapa harga domain .com termurah saat ini dan domcomp mengupdate datanya setiap hari jadi kita akan mendapatkan data terbaru.
domcomp
Anda bisa mengubah apakah yang ingin dilihat adalah harga pendaftaran domain baru, perpanjangan atau transfer.

Melalui form dibawah yang juga menggunakan layanan domcomp kalau ingin menguji coba bagaimana kemampuannya, jadi tidak perlu mengunjungi situsnya.

Dengan menggunakan domcomp maka akan menjamin kita mendapatkan harga terbaik saat itu karena layanan ini akan mengecek harga – harga yang sedang ditawarkan dan termasuk promo – promo yang ada. Apalagi kualitas penjual nama domain juga sudah dicek terlebih dahulu sehingga bisa dikatakan resiko penipuan tidaklah ada.

Oh ya, untuk beberapa ekstensi nama domain di penjual domain Indonesia malah bisa lebih murah tanpa promo tarifnya.

5 pemikiran pada “domcomp: Cara cepat mencari nama domain termurah”

  1. Boleh nanya pak, saya rencana mau buat website untuk perusahaan. langkah awalnya bagaimana ?

    Soalnya masih kurang jelas dengan domain dan hosting.

    Apa beda nya hosting lokal dan luar ?

    Terima kasih.

    Balas
    • Selamat pagi Eric,

      Gambaran secara umum untuk membuat website adalah sebagai berikut:
      1. Membeli nama domain. Biayanya kurang lebih 100 ribu rupiah per tahun, jangan lupa untuk diperpanjang setiap tahunnya dan hal ini memang kadang tidak diketahui oleh pemula.
      2. Membeli paket web hosting. Untuk situs perusahaan maka anda tidaklah perlu membayar lebih dari yang diperlukan. Cukup kapasitas disk space 100MB, dan ini biasanya kurang lebih 100ribuan juga per tahunnya.

      Anda bisa membeli keduanya pada tempat yang berbeda, tapi kalau anda tidak mau repot silahkan beli di penyedia yang sama.

      Kalau nama domain dan web hostingnya sudah selesai maka anda tinggal membuat websitenya. Ini bisa secara manual dengan edit HTML atau menggunakan CMS seperti WordPress.

      Sedangkan masalah hosting lokal itu berarti servernya berada di Indonesia. IIX (Indonesia Internet Exchange) kalau istilah teknisnya, saat ini masih hanya ada di Jakarta. Kalau hosting luar paling umum ada di US (Amerika Serikat), tapi bisa anda tanyakan sendiri ke penjualnya. Secara teori IIX akan lebih cepat aksesnya untuk akses dari dalam negeri, tapi secara prakteknya dari pengalaman perbedaannya tidaklah signifikan.

      Karena hosting IIX biasanya lebih mahal tapi tidak ada keunggulan yang jauh maka sampai saat ini saya lebih memilih hosting di luar.

      Kalau ada hal yang kurang jelas silahkan ditanyakan mas.

Tulis komentar...