Efek negatif SSL terhadap Google AdSense

Menggunakan SSL tampaknya adalah jalan terbaik agar komunikasi dari website anda kepada pengunjung aman, tidak dibajak oleh ISP dengan iklan, dan juga meningkatkan peringkat kita di Google. Ya, nantinya semua komunikasi data akan menggunakan protokol HTTPS yang lebih aman dibandingkan standarnya. Tapi sebelum anda mulai terjun mengaktifkan SSL ada beberapa hal yang harus diperhatikan, terutama bagi para publisher Google AdSense karena besar kemungkinan akan terjadi masalah yang mengakibatkan turunnya pendapatan.

Hal ini tidak sengaja saya ketahui saat berusaha mencari tahu cara mengaktifkan sertifikat SSL bertipe wildcard domain, tapi juga berlaku untuk yang biasa atau yang gratis seperti milik CloudFlare.

 

google-adsense-logo

Intinya jumlah iklan yang ditampilkan akan jauh lebih terbatas apabila iklannya ditampilkan dalam halaman website yang memakai HTTPS, ini dikarenakan Google AdSense akan hanya akan memunculkan iklan yang url tujuannya juga menggunakan HTTPS.

Selengkapnya bisa anda baca disini: https://support.google.com/AdSense/answer/10528?hl=en

Masalah lain yang mungkin terjadi adalah:

  • Iklan tidak muncul karena perbedaan protokol yang digunakan slot iklan AdSense dengan website.
  • Muncul pesan error bahwa konten yang dimuat bercampur (Mixed Content Warning) pada browser. Ini disebabkan digunakannya protokol yang berbeda.

Kesimpulannya? Berpindah dari HTTP ke HTTPS bisa berpengaruh buruk terhadap pendapatan AdSense anda. Tapi saya yakin ini cuma sementara karena dengan dorongan Google agar semua website menggunakan SSL maka iklan – iklan yang ada juga akan ikut menggunakannya. Secara pribadi saya masih menahan diri untuk mengaktifkan SSL.

Tulis komentar...