Mengatasi CMOS Settings Wrong

Pada PC kantor yang entah sejak kapan ada, akhirnya terjadi masalah dan bukan di Windowsnya. Saat dihidupkan berhenti booting di BIOS, dan muncul pesan error CMOS Settings Wrong. Salah apanya ini.

Yang pasti gagal booting Windows karena ini. Selama kerusakannya buka di tingkatan hardware motherboardnya, hal ini masih diatasi. Dan tidak ada yang rumit untuk memperbaikinya.

Kembalikan setting BIOS ke semula

Mungkin saat digunakan tiba-tiba mati lampu, atau karyawannya keburu pulang dan tidak shutdown dengan baik dan benar. Ya, ini bisa menyebabkan kerusakan pada sistem operasi juga perangkat keras yang terpasang. Kalau tidak darurat dan ada waktu, jangan dibeginikan PC anda.

 

Yang pasti kadang setelah CMOS bisa korup dan untungnya selama masih bisa loading BIOS maka tinggal akses saja menunya (tekan F1/F2/F10/F12/ESC/DEL tergantung merek BIOSnya). Kemudian cari opsi dengan kata kunci seperti Defaults, Reset, Revert, Restore dan sebagainya.

Kalau metode bongkar PC bisa juga. Ini perlu mencari pin dengan label CLR CMOS. Hubungkan saja. Alternatifnya, lepas baterai CMOS dan biarkan 30 menitan. Karena tidak ada pasokan daya ke CMOS, saat kemudian dinyalakan maka akan kembali ke setting defaultnya.

Ganti baterai baru

Kalau setting waktu tidak benar kadang memang dideteksi sendiri dan muncul pesan kesalahan “CMOS Settings Wrong. CMOS Date/Time Not Set”. Jadi lebih spesifik lagi.

Ini kalau anda sudah mencoba mengganti jam dan tanggalnya dan tidak tersimpan permanen, biasanya menandakan baterainya aus/habis.

Solusinya cuma satu: ganti baterai baru. Tipenya baterai yang biasa dipakai jam, CR2025/CR2032. Harga ecerannya mungkin 5 ribuan rupiah.

Update BIOS ke versi terbaru

Ini agak repot caranya, karena ada beberapa tahap dan harus adaptasi sesuai dengan merek BIOS dan pembuat motherboard/laptopnya.

Karena itu merupakan metode terakhir jika solusi lain tidak ada efeknya. Berarti ada kerusakan dalam sistem BIOSnya, atau bug atau masalah lain yang semoga bisa diselesaikan dengan flashing versi terbarunya.

  1. Pertama perlu kita catat apa merek motherboard dan perhatikan saat loading BIOS atau di menunya muncul nama seperti AMI/Award/Phoenix dan sebagainya.
  2. Dari merek dan tipe motherboard tadi kita cari di google untuk versi BIOS terbaru.
  3. Ikuti petunjuk update BIOS di situs resminya masing-masing. Ada yang bisa lewat USB Flashdisk, ada juga yang hanya bisa lewat Windows.
  4. Eksekusi pemutakhirannya.

Sekian dan semoga membantu. 🙂

Tinggalkan komentar