Penyebab SD Card rusak

SD Card atau yang lebih sering ditemui sekarang adalah micro SD Card (dengan jenis SDHC atau SDXC) merupakan komponen untuk menyimpan data, dan umum digunakan dalam handphone dan kamera digital sebagai lokasi penyimpanan eksternal. Karena kapasitasnya sendiri cukup besar dan tidak salah kalau dikatakan jauh lebih besar dari kapasitas storage internal handphone membuatnya menjadi komponen wajib.

Tapi dibalik mudahnya penggunaan dan murahnya harga sd card dibanding kapasitasnya (sekarang kita bisa mendapatkan 16GB micro SDHC/SDXC card class 10 seharga 120 ribu, 32GB 220ribu) kita harus memperhatikan bagaimana cara kita menggunakannya dan kalau bisa dengan aktif merawatnya. Ini untuk mencegah terjadinya kerusakan dan mengakibatkan hilangnya seluruh data penting yang tersimpan dan tidak bisa dipulihkan lagi.

Daniel Sancho / CC BY 2.0 / Flickr
Daniel Sancho / CC BY 2.0 / Wikimedia Commons

Kerusakan fisik

Hal ini jarang terjadi tapi namanya benda elektronis maka bila terjatuh atau terbentur, tercebur air, terkena panas dalam waktu lama, apalagi terkena medan magnet atau listrik statis maka ada kemungkinan akan bermasalah.

File korup

Jangan sekali – kali mencabut SD card tanpa dieject, unmount atau safely remove setelah digunakan. Apalagi saat terjadi aktivitas penulisan atau akses lain ke dalam kartu memori. Besar kemungkinan akan terjadi kerusakan data dan file yang tersimpan didalamnya menjadi korup tidak bisa dipakai lagi.

Keterbatasan hardware

Setiap hardware akan memiliki masa pakainya, dan untuk memori berbasis flash seperti USB Flashdisk dan SDcard maka ini bisa diperkirakan dari jumlah kegiatan baca dan tulis data. Jadi pada dasarnya semakin sering anda gunakan terutama untuk menambahkan data baru kedalamnya maka akan semakin cepat aus memorinya, dan ini mempercepat usianya.

Pada umumnya bisa melakukan read/write puluhan ribu kali, dan untuk penggunaan standar bisa dalam beberapa tahun baru benar – benar mati.

Disebabkan oleh card reader atau kabel USB

Ini jarang terjadi sebenarnya, tapi saya pernah menemukan adanya card reader yang voltasenya terlalu tinggi hingga menyebabkan kelebihan tegangan listrik ke sd card yang terpasang. Jelas tidak bisa dipakai lagi setelah. Kabel USB (atau mungkin port USB komputer) pun sama, ini malah korbannya adalah harddisk eksternal. Saya melihat sendiri kejadiannya di depan mata. 🙁

Ciri – ciri kalau SD card anda sudah rusak adalah tidak dikenali lagi oleh perangkat tempatnya terpasang, tidak bisa diformat, dan terakhir mirip dengan beberapa jenis SSD kalau mati yaitu cuma bisa dibaca tapi tidak dimasukkan data baru.

Tulis komentar...