Error HTTP/1.1 Server Too Busy pada BMKG

Pada gempa bumi yang terjadi barusan saja di Malang saya ikut merasakan seberapa hebatnya goncangan yang terjadi. Kalau dulu hanya sebatas goyang saja, lindu kalau istilah jawanya. Yang ini benar-benar parah, dan sempat bikin panik.

Tentu saja narasumber terbaik soal spesifik bencana alam itu dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Indonesia. Bisa dicek disini untuk daftar gempa bumi terbaru: https://www.bmkg.go.id/gempabumi/gempabumi-terkini.bmkg

Kalau ingin tahu seberapa parahnya suatu gempa bumi itu bisa diperhatikan dari link diatas tapi yang muncul halaman putih dengan pesan error “HTTP/1.1 Server Too Busy”. Ini menandakan banyak yang merasakan, bukan goncangan biasa dan semuanya ingin tahu status terbarunya. Jadi tidak hanya angka skala Richter saja untuk memahami seberapa paniknya masyarakat.

Penyebab masalah akses diatas sederhana, server layanan BMKG kewalahan dan kelebihan beban pengunjung. Solusinya? Cuma bisa menunggu kalau anda ingin datanya asli dari mereka.

Bagaimana dengan alternatifnya? Waktu kejadian informasi tercepat soal laporan gempa dan sayangnya tercampur dengan rumor-rumor itu adalah Twitter. Tinggal cari saja nama kotanya dan atau cek trending topics.

Cara lainnya lagi untuk info terupdate gempa? Mungkin kelewatan, tapi Google sendiri malah bisa memberikan informasi soal gempa bumi. Tinggal cari saja gempa bumi dan nama kota, akan muncul kotak kecil khusus dengan notifikasi.

Kerennya lagi, ini bersumber dari deteksi gerak pada handphone Android dalam satu wilayah untuk mengirimkan adanya ketidakwajaran yang terjadi. Saya sendiri baru tahu karena kejadian kemarin.

Tinggalkan komentar