Serba-serbi file XFDL pada eForm Pajak

Saya bukan orang pajak, jadi jelas tidak mungkin membahas bagaimana cara mengisi eForm untuk laporan SPT tahunannya. Yang ada malah menyesatkan. Disini cuma berbagi apa saja yang mungkin bisa jadi kendala saat mengisi sampai menguploadnya ke dirjen pajak dari sisi teknologi.

Apabila anda menggunakan eForm maka di situsnya akan mendownload file dengan ekstensi XFDL. XFDL sendiri adalah format file IBM Lotus Forms, yang fungsinya untuk formulir digital.

Bagaimana caranya membuka file XFDL?

Sebenarnya di situs pajak.go.id sudah disediakan, tapi mungkin anda terlewat karena pusing baca petunjuknya seperti saya. 😀 Bisa didownload dari sini:

Ini khusus sistem operasi Windows saja ya. Kalau pakai Mac ya pakai Parallel Desktop semacamnya, Linux mungkin bisa pakai WINE. Belum ada aplikasi untuk Android setahu saya.

Pengisian eForm SPT 1770

Kembali, ini bukan ranah saya. Tapi DJP sendiri memiliki video tutorial yang cukup menjelaskan garis besar apa yang diharapkan dalam data formulirnya. Saya sendiri memakainya sebagai referensi, dan agak capek menyisir google untuk tutorialnya karena terlalu teknis dengan pasal-pasal. Agak diluar nalar saya sebagai awam yang membuat laporan setahun sekali.

Kalau sudah pernah pakai aplikasi eSPT yang di Windows maka ini cuma tinggal memindah-mindah datanya saja.

Membuat XFDL dan lampiran sebagai PDF

Mungkin anda perlu memegang formulir SPT dalam bentuk lembaran kertas dan simulasi penulisan informasinya, selama formulir XFDLnya tidak mematikan fungsi print maka bisa dilakukan. Sedangkan kalau butuh XFDL yang dikonversi ke PDF bisa mengikuti saran dibawah juga.

Untuk submit laporan SPT yang sudah selesai diisi maka ada permintaan lampiran dalam format PDF. Kalau anda pakai Excel atau Word maka solusinya mudah, tinggal pilih menu Print/Cetak dan pada daftar mesin printernya kemudian pilih Microsoft Print to PDF. Dan dokumen PDF akan tersimpan sesuai tampilan sumbernya.

Bagaimana kalau asalnya adalah foto atau hasil scan-scanan? Sama saja sebenarnya, tinggal cari setting untuk mencetak dan asalkan anda memakai Windows 10 atau sudah menginstall Microsoft Office maka opsi cetak ke pdf bisa digunakan.

Tapi saya ikut memberikan alternatif kalau default printer pdfnya bermasalah. Silahkan install salah satu dari aplikasi printer PDF berikut:

Semuanya gratis, yang terakhir khusus untuk yang masih memakai Microsoft Office 2007.

Penutup

Saya perhatikan dari tahun ke tahun sistem pelaporan pajak semakin dipermudah dari sisi teknologi. Dari dulu masih pakai kertas, kemudian aplikasi Windows dan sekarang bisa online pakai browser. Ya semoga saja bisa dibuat jadi semacam tuntunan (wizard), karena walau sudah pengalaman mengisi SPT tapi tetap ada kebingungan. Jadi tinggal isi saja, tidak perlu meraba-raba bagian ini diisi apa > google > balik ngisi.

Karena terbukti di google dan youtube banyak yang mencari informasinya yang akurat, dan saya menemukannya tiap orang bisa beda sedikit untuk hal-hal spesifik. Takutnya pemahaman yang berbeda soal perpajakan, dan malah ragu yang benar yang mana.

2 pemikiran pada “Serba-serbi file XFDL pada eForm Pajak”

  1. terima kasih link form viewer-nya.
    yang di website pajak asli sudah tidak bisa diunduh lagi.
    padahal butuh untuk lihat laporan tahun-tahun sebelumnya.
    dan mulai 2021, kita menggunakan yang baru dengan file .pdf
    kalau tiap beberapa tahun ganti system, tidak berkesinambungan, bukan memudahkan tapi menyulitkan.

    Balas
    • Nah betul, tahun sebelumnya saya masih pakai aplikasi eSPT. Kemudian perlu upload file PDF untuk laporan keuangan dan rekapitulasi peredaran bruto. Sekarang ada eForm.

      Alangkah baiknya jadi satu saja sekalian. Ga nanggung modernisasinya, yang ada malah bingung karena bikinnya sendiri-sendiri.

Tinggalkan komentar