Cara mengatur Screen Saver melalui command prompt

Screen saver sebenarnya sudah sangat jarang saya temukan digunakan, kecuali di kantor – kantor difungsikan sebagai papan pengumuman kalau komputer tersebut jangan dimatikan atau ada instruksi lain. Aslinya lebih baik kalau tidak digunakan tapi ingin proses menghidupkan sangat cepat dan hemat daya sebaiknya di-Sleep atau Hibernate saja.

Walau kita dapat mengatur setting Screensaver dengan mudah melalui Display Properties, tapi kok setiap versi Windows lokasinya dipindah – pindah dan belum tentu mudah menemukannya. Kalau anda mengalami kasus serupa atau memang ada kebutuhan menkonfigurasi screensaver melalui command prompt maka bisa mengikuti cara – cara dibawah.

cmd-screen-saver-configurations

Sebelumnya gunakan gambar diatas sebagai referensi, setelah itu gunakan perintah yang anda butuhkan dibawah untuk mengubah setting screen savernya:

  • Untuk mematikan Screensaver bisa menjalankan perintah: REG ADD "HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop" /v ScreenSaveActive /t REG_SZ /d 0 /f
  • Sedangkan untuk menghidupkannya kembali tinggal ketik: REG ADD "HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop" /v ScreenSaveActive /t REG_SZ /d 1 /f
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan baru screen saver Windows aktif? Disini saya mencontohkan dalam 15 menit dan parameternya adalah dalam satuan detik, jadi nilainya adalah 900: REG ADD "HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop" /v ScreenSaveTimeOut /t REG_SZ /d 900 /f
  • Bagaimana kalau ingin mengaktifkan password di Screesaver? Langsung saja eksekusi perintah cmd berikut: REG ADD "HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop" /v ScreenSaverIsSecure /t REG_SZ /d 1 /f
  • Dan untuk mematikannya adalah dengan menjalankan perintah ini: REG ADD "HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop" /v ScreenSaverIsSecure /t REG_SZ /d 0 /f

Kalau sukses eksekusi perintah cmdnya maka akan muncul pesan “The operation completed successfully.”.

Semua perintah diatas sebenarnya menggunakan modifikasi registry Windows langsung, dan kalau anda menginginkannya bisa mengubahnya langsung dalam registry berdasarkan parameter yang dipakai.

Semoga bermanfaat. 🙂

Tulis komentar...