Dimana sebaiknya menyampaikan keluhan ke Telkom?

Diantara semua penyedia jasa atau layanan yang saya gunakan maka Telkom adalah salah satu yang terbaik responnya berdasarkan pengalaman saya. Saya juga yakin kebanyakan dari kita sebagai pengguna jasa mereka lebih banyak komplain terhadap layanan Telkom Speedy.

Ada dua tempat kita bisa menuliskan pengaduan, komplain, keluhan, pertanyaan, saran, kritik dan sebagainya secara online. Disini saya menuliskan dari pengamatan selama ini mana yang lebih baik sebagai wadah curahan hati. 😀

Telkom Care di Facebook

Saya menemukan hal aneh sebenarnya, ada 2 Telkom Care di Facebook. Yang satu adalah akun biasa (Telkom Care 1) dan satunya adalah Fan Page (Telkom Care). Yang dilink dari situs resmi Telkom.co.id adalah yang pertama, tapi keduanya bisa digunakan tampaknya.

facebook-telkom-care

Mana yang paling baik? Maka Telkom Care pertama yang lebih cepat tanggapannya, bahkan hampir 24 jam selalu standby. Sedangkan yang satunya tampaknya hanya aktif pada jam kerja.

Telkom Care di Twitter

Nah… kalau hal yang ingin anda bicarakan sifatnya urgent maka saya sarankan langsung ke Twitter Customer Care Telkom di @TelkomCare, disini mereka lebih responsif dan tersedia selama 24 jam. Biasanya dalam beberapa menit sudah dibalas pertanyaan anda.

twitter-telkom-care

Jangan lupakan 147

Tentu saja kalau 147 bisa menjadi solusi, kalau tidak bisa dibetulkan melalui telepon maka minta supaya teknisi Telkom yang datang langsung ke rumah untuk memperbaiki masalah yang anda alami.

Tapi kalau yang anda tanyakan seperti apa username dan password Telkom Speedy atau nomor pelanggan anda maka customer care di 147 bisa langsung membantu anda.

Tidak ada yang melarang kita menyampaikan keluhan kesemua tempat diatas secara bersamaan, mungkin sambil menunggu antrian 147 kita juga menghubungi Telkom Care di Twitter.

116 pemikiran pada “Dimana sebaiknya menyampaikan keluhan ke Telkom?”

  1. Telkom memang sangat piawai dalam melatih kesabaran. Dalam sebulan terakhir hampir tiada hari tanpa buat laporan. Masalahnya beraneka ragam; mulai dari bolak-balik terisolir atau terblokir. Setelah buat laporan, direset dan terbuka kembali lalu dianggap masalah selesai. Tiket laporan pun closed walaupun tidak lama kemudian kembali terisolir atau terblokir kembali dan berulang-ulang. Akhirnya terakhir ini mati total, laporan gangguan telah dimasukkan lebih dari satu kali setiap harinya. Jawabannya selalu telah si follow up oleh tim kami, sedang dilakukan pengecekan oleh tim kami tapi sudah 4 hari masih mati juga.
    Pada intinya kualitas sdm telkom masih sangat lemah untuk menjaga kualitas telkom. Ini juga dapat terkait dengan kebijakan manajemen telkomnya sendiri.
    Mungkin telkom perlu di audit oleh KPK agar lebih serius lagi.

  2. Saya sampai capek komplain ke Telkom mengenai problem internet di rumah saya… mereka kesannya tidak serius menanggapi komplain dari pelanggannya…

  3. MOHON UNTUK DATA NO TELP PELANGGAN JANGAN SAMPAI BOCOR KE TANGAN PIHAK YG TIDAK BERKEPENTINGAN
    SAAT ini banyak sekali PROMO2 dari no pribadi dan berunsur SARA TERKADANG tolong di tindak lanjuti demi kenyamanan pengguna
    karna No telp itu PRIVACY

  4. saya harap data pribadi dari pelanggan menjadi rahasia perusahaan dan menjadi tanggungjawab dari pihak management
    karna bagaimana pun saya merasa terganggu dgn iklan2 atau SMS yg tidak diinginkan
    sereka tidak bisa mengirim pesan apapun kalau data pelanggan menjadi tanggungjawab dan dirahasiakan serta dilindungi kerahasiaannya oleh perusahaan

    mohon ditindak lanjuti serius permasalahan ini
    demi kenyamanan pelanggan

  5. 2 hari ini ni telp rumah nggak bisa keluar, sdh telp pertama yg terima bapak bapak dg logat yg kental saya kira justru security yg terima di 147.
    Dijanjikan setengah jam akan selesai.kenyataan 24 jam kemudian masih blm nyambung juga.
    BGM CARANYA SAYA PUTUSIN UTK TDK LANGGANAN LAGI ?
    HARI INI SDH SEPULUH KALI TELP KE 147 ANTRIAN DIATAS 30…….

    • Untuk masalah logat, setahu saya customer service yang menangani wilayah itu biasanya dari luar kota mas. Misal cs Surabaya yang menangani Malang.

  6. Sub telkom indonesia kerjanya lama bgt , masak ganti Kabel FO 6 line 3 hari, sampai saya belain izin gak kerja. Janji dtg jam 9 s/d 10 eh dtg jam 11.45 , dah itu pamit ambil palu balik jam 13.10.
    Masak teknisi gak bawa perlengkapan , sdh tahu tembok beton di paku ya tembok rumah sy cowel 2 semua ( masak sekelas pemenang tender BOR tidak punya….???)
    Sy aj bor punya , palu punya.
    Dan jg pinjem sesuatu gak permisi dl…gila gak.

  7. Speedy durumah saya mati dgn indikator lost warna merah sejak hati Rabu tgl 7 Des 2017 sudah saya laporkan ke 147 empat kali tetapi sampai sekarang hari Senin tgl 11 Des 2017 belum ada tanda2 mau diperbaiki. Perusahaan sebesar Telkom kok melayani pelanggan mengecewakan sekali. Kalo telat bayar langganan aja di denda. Mohon Telkom lebih profesional lagi.

  8. saya sudah pegel hub pihak telkom sudah brp tahun gak ada tindak lanjutnya baik via telp atau datang langsung unt pemindahan tiang telkom yg mengganggu depan rumah saya di jalan al husna rt 01/01 kel jati kramat kec jatiasih. tlh segera pindah jarak 3 meter masih di areal tanah saya juga kok. saya juga kmrn sudah dengan tiang pln aduan nya dan pihak pln langsung tanggap dan kerjakan .kenapa telkom susah sekali ya……..udah 2 tahun gak ada realisasi …….utamakan layanan dong telkom

  9. saya sangat kecewa karena indihome tidak mau menambah tiang untuk kami warga desa Tj. Selamat, Percut Sei Tuan, Deli Serdang Sumut 20371, padahal jarak terahir tiang telkom indihome ke rumah ada sekitar 600meter… akibatnya kami tidak bisa berlangganan Indihome dikarenakan setiap mengajukan pemasangan para teknisi slalu menjawab tidak bisa tercover karena tdk ada tiang atau ODP dari telkom sudah full… Mohon segera direspon hal ini agar warga yang ingin mendaftar layanan indihome bisa segera menikmati layanan indihome.
    adapun karyawan dari indihome yang tinggal didaerah tdk tercover ini bisa menggunakan indihome karena dia menarik sendiri kabel FO dari titik terahir tiang yg ada, namun dia menumpangkan kabel FO indihome tsb di tiang listrik milik PLN dan dia mengkomersilkan bila ada warga yg mau mendapat internet dengan diparalelkan melalui HUB dan kabel LAN kepada warga yang ingin menikmati internet namun dengan tarif yg sudah disesuaikan nya sendiri… mohon ada tindak lanjut atas hal ini karena kami warga yang lain juga ingin menikmati internet dan Use TV yg disediakan oleh Indihome. Trims

Tulis komentar...