Jenius: Website sedang dalam pemeliharaan

Ini sedikit curhat saja dari pengalaman keponakan yang terbentur masalah karena websitenya sedang maintenance. Kalau saya sendiri sudah lama menutup rekeningnya, jadi aman tidak ikut merasakan susahnya pakai aplikasi bank digital satu ini.

Awal mula ceritanya sih sederhana, keponakan ganti hp tapi di perangkat lama dihapus error. Ya tanpa banyak pikir langsung pindah saja dengan asumsi bisa unlink device lewat situs seperti dulu lagi secara mandiri.

Situs Jenius down

Yang jadi masalah itu ternyata dari 22 Juli 2021 sampai saat ini situs Jenius di alamat https://2secure.jenius.co.id/ tidak bisa digunakan.

Website sedang dalam pemeliharaan
Untuk melakukan kegiatan perbankan pada Jenius, kamu dapat mengakses aplikasi.

Kamu juga bisa menghubungi Jenius Help di 1500 365 untuk mendapatkan bantuan layanan.

Kelemahan sistem bank digital

Pengguna Jenius pasti paham kalau dana yang ada di akunnya itu bisa dipisahkan ke saldo aktif, flexisaver, dreamsaver dan maxisaver. Efek dari tidak bisa pakai aplikasi menyebabkan otomatis saldo tabungan keponakan saya tersandera sementara waktu.

jenius website dalam pemeliharaan

Ini karena kartu ATM Jenius tersambungnya ke saldo aktif, tabungan tidak disentuh. Ini waktu aplikasinya lancar ya tidak ada masalah, malah aman karena uangnya terkunci dalam jenis tabungan yang dipilih.

Tapi begitu salah satu titik dalam sistem perbankannya bermasalah, ya nasibnya tidak bisa digunakan dengan normal. Setahu saya Bank Jago ada sistem yang sama juga, dengan nama Pocket.

Komplain ke customer service

Sebenarnya ada niat menunggu sampai maintenance selesai, karena jelas banyak orang bergantung pada fitur hapus perangkat ini secara mandiri. Tapi akhirnya setelah 2 minggu ponakan saya ga sabar karena uangnya akan dipakai.

Sesuai di pengumuman situsnya, solusinya cuma bisa minta bantuan ke call center Jenius di nomor 1500 365. Biar langsung masuk ke antrian customer service tekan angka 1 sebanyak 2 kali. Setelah itu nunggu gilirannya.

Sampaikan saja ingin unlink perangkat Jenius, nanti akan dilakukan proses verifikasi:

  1. Nomor handphone yang terdaftar dalam rekening.
  2. Nama lengkap.
  3. Alamat domisili sesuai KTP.
  4. Transaksi terakhir, ini akan ditanyakan hingga 3 digit terakhir.
  5. Saldo yang ada di tabungan.

Yang berat itu adalah riwayat transaksi dan jumlah tabungan. Karena tidak banyak yang hapal digunakan untuk apa saja, apalagi kalau cara ngeceknya cuma bisa lewat aplikasi. Untungnya keponakan cuma buat transaksi di OVO dan Google Play Store, jadi riwayatnya bisa diperiksa sendiri.

Kalau dinilai csnya valid maka akan dibuatkan case number dan masa prosesnya adalah 2 hari kerja. Tapi dari pengalaman bisa 4 hari baru kita akan mendapatkan notifikasi via email.

Perangkatmu telah terputus dari akun Jenius
Halo Nama_Nasabah,

Kamu berhasil memutuskan sambungan perangkat dari akun Jenius.

Kamu dapat dengan mudah menyambungkan perangkat kapan saja dengan log in ke aplikasi Jeniusmu.

Kalau kamu merasa tidak melakukan permintaan ini, segera hubungi 1500 365.

Baru setelah ini anda bisa dengan lancar login di perangkat baru. Kalau dipaksa seperti sebelumnya akan muncul error session soalnya.

Nasib situs web Jenius?

Ini masih simpang siur. Tapi sewaktu tanya ke customer service kapan situs Jenius bisa digunakan lagi. Jawabnya akses ke versi web sebenarnya sudah ditutup, cuma pesannya saja pemeliharaan.

Jadi urusan pindah hp wajib kontak cs dan inipun tidak instan. Selain habis pulsa buat telepon, juga diproses dalam 2 hari kerja. Sangat-sangat memberatkan nasabahnya.

Dan kebetulan ada berita di Kompas yang relevan:

Kemudian, nasabah yang ingin mengalihkan akun Jenius miliknya ke perangkat lain hanya dapat melakukannya melalui Jenius Help 1500 365 atau Kantor Cabang Sinaya Bank BTPN.

Jadi tampaknya benar kedepannya untuk pindah hp harus lapor dulu, tidak bisa self service lagi.

Tinggalkan komentar