Modus penipuan barang kiriman dari luar negeri

Seperti biasa saya diminta bantuan oleh pengunjung blog untuk menjawab pertanyaannya, dan saat itu yang masuk adalah mengenai cara cek paket yang dikirimkan menggunakan jasa ekspedisi Rex International Service. Saya pikir ini ada hubungan dengan Rex Indonesia tapi ternyata bukan, bahkan hasil pencarian di Google bisa dikatakan minim.

Dari pengalaman yang dibagikannya saya baru tahu ada sistem penipuan semacam ini. Saya himbau agar waspada saja saat berkenalan dengan orang asing, apalagi kalau sudah kirim-kirim hadiah.

Awal mula ceritanya

Berikut adalah isi email yang dikirimkan beserta foto dari resi yang ingin dilacak:

Selamat pagi,,
Saya [anonim], tanggal 19 Agustus teman saya dari London mengirim paket untuk saya tapi sampai hari ini saya belum juga menerima paket tersebut padahal saya sudah transfer clearance fee.
Berikut saya sertakan Airway Bill.
Terimakasih

rex-international-service-airwaybill

Setelah korespondensi yang berlanjut setelah email ini, saya mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan berkenalan dengan seseorang di London melewati jejaring sosial (Facebook), dan temannya ini ingin memberikan hadiah yang cukup wah berisi Samsung Galaxy, ponsel BlackBerry, laptop Apple (MacBook), iPhone 4, berlian, tas wanita, parfum, harta keluarga dan semacamnya. Sungguh rejeki besar kalau dilihat – lihat apa pemberian teman baru ini.

Setelah ia dikabari bawah barangnya sudah dikirimkan ke Indonesia menggunakan jasa ekspedisi Rex International Service tidak lama kemudian nomor handphone anda akan dihubungi oleh jasa ekspedisi bernama Cella Cargo di Batam, Indonesia yang akan mengabarkan kalau barang tersebut sudah sampai. Kabar gembira tentunya.

Tapi anda akan diberitahu juga bahwa ini perlu membayar tebusan, dan nominalnya bervariasi tapi dari si sumber mencapai total 16 juta rupiah (6 juta untuk clearance fee, dan 10 juta untuk free money laundry certificate). Kalau dibandingkan dengan apa isi paketnya tentu masih untung besar. Tapi disinilah letak penipuannya karena barang yang dikatakan tersebut tidak akan diteruskan ke anda, bahkan saya berani bilang memang tidak pernah ada atau terjadi.

Dari hasil pencarian saya malah menunjukkan ini adalah salah satu modus penipuan menggunakan pengiriman luar negeri. Nama ekspedisi yang digunakan pun bisa berlainan, tapi intinya sama. Sebelumnya saya sempat terpikir bahwa barangnya tertahan bea cukai.

Saya salut terhadap korban yang sudah melapangkan dada terhadap kejadian ini, dan semoga mendapatkan rejeki yang lebih baik di kemudian hari.

Mungkin juga kurang sesuai kalau saya memberikan nasehat karena saya sendiri pernah mengalami kasus penipuan online, tapi kalau dipertimbangkan hal inilah yang membuat saya menjadi lebih berhati – hati dalam setiap transaksi atau hadiah tidak terduga.

Sebagai penutup ada satu kutipan yang saya kira cocok untuk situasi ini: “If it’s too good to be true, then it probably is.“. Kalau terlalu bagus apapun tawarannya anda harus waspada.

Cerita lagi di tahun 2021

Kak saya mau tanya. Apakah benar ini penipuan?

Saya kenal seseorang bernama A yg tggl diluar negeri dr situs internet. Dan dia bilang mau kasih hadiah berbagai macam barang yg tidak dia sebutkan, tapi diantara ada uang tunai katanya.
Saat barang sampai ke Indonesia saya ditelp dan diminta membayar 10jt untuk administrasi, saat saya minta kwitansi pembayaran mereka bilang akan dikirim beserta barangnya nanti.
Setelah saya bayar mereka menghubungi Saya tapi hanya lewat “SMS” yg ktnya setelah melakukan scanning mereka menemukan sejumlah uang dlm paket saya, dan saya harus membayar denda sebesar 30jt.
Saat saya tanyakan ke pengirim bahwa benar dia menyelipkan beberapa lembar uang dlm paket. Tapi saya tidak punya bukti apapun untuk membuktikan. Lalu dia kirimkan bukti kwitansi ini. Apakah ini asli atau bukan? Dan ini pertama kali bagi saya. Mohon bantuannya kak..??

Ada email yang baru masuk dari saudari M menanyakan hal ini beserta lampiran foto (tidak saya tampilkan disini karena ada identitas pelapor).

Nama dan negara asal pengiriman adalah Korea Selatan, menggunakan kurir “FCL” tapi alamat asalnya di invoice adalah di Inggris. Ini jelas janggal.

Ya, sayangnya ini juga penipuan.

Informasi penting

Mohon Bapak/Ibu menahan diri untuk urusan apapun yang berhubungan dengan transfer uang. Bea cukai maupun ekspedisi di Indonesia tidak pernah meminta itu, dan ini bukan prosedur resmi.

Setiap biaya yang muncul hanya dibayarkan apabila di tempat, seperti ke kantor resminya sekalian ambil paket atau saat paketnya diserahkan di rumah. Jadi harus tatap muka. Istilahnya COD.

Kalau ragu, bisa cek berbagai macam saluran customer care bea cukai. Bisa lewat Facebook, Twitter, Instagram, Email, Telepon atau Livechat. Sesuka anda lewat mana yang paling mudah.

Tapi kalau sudah terlanjur mengirimkan uang, mohon maaf tidak ada solusinya kecuali ikhlas. Tapi anda bisa laporkan nomor rekening banknya ke sistem blacklist milik pemerintah: https://cekrekening.id/

414 pemikiran pada “Modus penipuan barang kiriman dari luar negeri”

  1. Saya mengiklaskan uang 5juta 500rb. Karna tadi siang sudah transfer ke orng yang katanya petugas cargo. Dia minta lagi 15juta untuk mendapatkan sertifikat pencucian uang. Mereka mengancam saya dan keselamatan keluarga saya. Apalagi si bule gila itu. Cukup membuat pelajaran buat saya. Ada saran untuk tidak diteror atau diancam terus oleh orang2 ini??

    Balas
  2. Saya baru saja berteman dengan orang london dia mengirim saya hadiah dan setelah beberapa hari hadiah itu telah sampai dan saya di hubungin oleh pihak yang mengatakan bea cukai dan saya di mintain uang 7jt untuk membayarnya lalu saya tanya dimana letak paket itu dari pihak dia mengatakan di bandara hamidun apakah memang ada bandara hamidun di daerah batam

    Balas

Tinggalkan komentar