Pengalaman buruk pelayanan BTPN Jenius

Sebelumnya saya ingin menjelaskan bahwa saya sudah punya rekening tabungan Jenius tahun lalu, ya karena lebih kompetitif bunganya dan praktis karena semua serba online. Jujur saja, sebenarnya tidak ada masalah berarti selama menggunakannya. Tapi memang dari dulu saya merasakan ada kekurangan dalam pelayanan customer servicenya.

Nah… April 2020 ini keponakan saya lulus SMK dan dirasa perlu memiliki rekening tabungan bank apapun yang feenya rendah atau bisa gratis. Maka BTPN Jenius sangatlah cocok. Cuma karena musim pandemi corona ini yang bikin sulit prosesnya, dimana seluruh booth di Malang tidak beroperasional. Tapi seharusnya bukan masalah kah? Katanya bisa full online dari awal.

Tahun 2019, saya membuka rekening Jenius dengan bantuan booth Jenius di salah satu mall di Malang. Prosesnya cepat dan mudah, asalkan membawa dokumen yang diminta. Cuma KTP/SIM dan NPWP bisa menyusul kalau ga bawa. 30 menitan lah. Jadi saya belum merasakan bagaimana proses aktivasi/verifikasi onlinenya Jenius.

Teorinya tinggal install aplikasi, isi data nasabah dan verifikasi lewat video call. Yang jadi masalah adalah data yang diminta saat video call, KTP dan selfie lancar, tapi saat diminta NPWP sudah dijelaskan tidak ada karena statusnya masih pelajar/sebentar lagi mahasiswa. SIM belum punya. Alhasil diminta kartu keluarga dan kartu BPJS sebagai dokumen pelengkap. Catatan saja di tahap video call beberapa kali pernah diputus sepihak dari Jenius, aneh memang, antri lama tapi ga stabil.

Disini masih wajar sebenarnya, diminta menunggu 2×24 jam untuk kabar selanjutnya. Ternyata saya cek 2 dan 3 hari setelahnya masih belum ada kabar. Setiap membuka aplikasi Jenius masih diminta untuk verifikasi data. Akhirnya saya menyuruh keponakan saya inisiatif lagi untuk mengulang video call dan kebetulan kebagian petugas yang sama dengan sebelumnya. Masih diminta hal yang sama persis, KTP+Selfie+KK+BPJS. Menunggu lagi lah kita 2 hari kembali. Sudah bisa ditebak tidak ada kabarnya lagi.

Rada jengkel saat itu total 2 mingguan menanti proses yang ga pasti, tapi akhirnya milih kompromi saja. Dan kemudian menghubungi customer service Jenius lewat livechat aplikasi, media sosial (Twitter dan Instagram), dan Email. Saya menyampaikan hambatan tanggal 10 Mei 2020 yang dialami ke kontak cs yang disediakan dan minta solusi, juga menanyakan apakah booth di Malang sudah ada yang operasional.

Jawaban yang diberikan bisa melakukan aktivasi Jenius di kantor cabang BTPN Malang. Di Jaksa Agung Suprapto. Otomatis karena ingin cepat selesai besoknya saya dan keponakan kesana. Antri beberapa lama dan saya kaget ternyata BTPN Pusat Malang ga bisa membantu. Nah lho… kok ga sinkron gini antara cs Jenius dan BTPN. Aslinya produknya bukan?

Tapi cs BTPN menyampaikan bisa ke BTPN cabang pembantu di jalan Bromo. Sudah kepalang basah, ya sekalian kesana di hari yang sama. Antri lagi, ngobrol sama csnya, dan cuma dicatat nama dan nomor hp keponakan saya. Katanya bisa menunggu 7 hari untuk kabar selanjutnya.

Sudah frustasi sebenarnya saya saat itu, jauh-jauh ke bank yang dirujuk dan antri, ternyata cs Jenius memberi informasi sesat, kemudian ke cabang satunya cuma dicatat ala kadarnya dan ragu sebenarnya apakah bakal selesai masalahnya.

Bisa ditebak bagaimana akhirnya? Di aplikasinya ada deadline 30 hari sejak mendaftarkan akun Jenius untuk aktivasi. Dimulai dari 20an April, berjuang sampai pertengahan Mei, dan hasilnya sekarang akun keponakan saya sudah lenyap ga bisa login.

Saya sudah komplain lagi, tapi responnya menyaingi cs IndiHome cuma mengulang template tanpa memahami isi keluhan (calon) nasabah, “bisa verifikasi online atau ke cabang BTPN”. WTF?! Kalau bisa dari pertama ga bakal saya repot – repot begini. Percuma saya cerita panjang lebar dan minta solusi. Saya sudah rela buang tenaga dan waktu sebelumnya, tapi yang didapat antipati.

Dari pengalaman saya yang hanya masalah aktivasi rekening Jenius sudah ribet, ditambah ketidakpedulian customer carenya, ga bisa bayangin misal ada masalah yang levelnya lebih serius.

Ya ini pengalaman saya dan keponakan, dan sudah nyerah buat punya rekening Jenius. Pakai bank lain saja lah.

Satu pemikiran pada “Pengalaman buruk pelayanan BTPN Jenius”

  1. Ditambah dengan adanya masalah keamanan di Jenius ini, banyak yang bermasalah dengan hilangnya saldo aktif dari jenius mereka dan adanya transaksi keluar yg berulang dalam waktu bersamaan. Jujur aja dulu seneng make jenius, tapi kini saya kembali menggunakan Bank seperti Mandiri atau BNI. isu keamanan ny sangat minim

    Balas

Tulis komentar...