Tokopedia: Cashback dari pesanan kamu telah dibatalkan

Saya termasuk pengguna Tokopedia yang sudah lama sekali, setidaknya sudah berjalan 6 tahun. Dan terus terang merupakan pilihan utama saya untuk belanja online dibandingkan Shopee, free ongkir ga repot-repot.

Untuk belanja elektronik yang sudah masuk jutaan atau barang bekas ya pikiran saya pakai toped cari dan belinya. Simple sebenarnya, apalagi kalau ada promosi cashback. Tapi baru kali ini saya mengalami masalah soal benefit promo yang gagal.

Cashback dari pesanan kamu telah dibatalkan

Saya beli hp second senilai 2 jutaan rupiah dengan promosi cashback mencapai 70 ribuan rupiah kalau pesanan selesai. Pikir saya lumayan bisa dibuat beli susu Ensure untuk ibu sekalian upgrade hp.

tokopedia pembatalan cashback

Alangkah kagetnya bukannya mendapatkan rejeki tapi musibah yakni email dengan judul “Cashback dari pesanan kamu telah dibatalkan“.

Kutipan pesannya

Halo ,

Pesanan kamu dengan nomor invoice INV/20210728/MPL/——- tidak memenuhi Syarat dan Ketentuan yang berlaku yaitu adanya penggunaan promo melebihi limit promo per orang atau adanya kesamaan identitas dengan pembeli lain. Tokopedia berhak membatalkan benefit promo sesuai Syarat dan Ketentuan pada poin M nomor delapan (8) pada halaman ini.

Terima kasih,
Tokopedia

Ya kaget dong, saya termasuk jarang beli barang mahal dan tentunya baru pertama kali pakai promosi yang dimaksud setidaknya untuk bulan ini.

Sempat terpikirkan apakah mungkin orang serumah, tapi yang kerja dan yang kerja cuma saya dan keponakan. Jelas kecil kemungkinan bisa ada tabrakan akun dengan orang yang berbeda, dengan alamat sama. Kebiasaan belanjanya saja beda.

Komplain ke Tokopedia Care

Akhirnya saya putuskan tanya langsung saja ke cs Tokopedia dengan topik “Transaksi Berhasil Tapi Tidak Dapat Benefit Promo“. Saya sampaikan dengan singkat ini kesalahan saya apa spesifiknya.

Pertama dijawab oleh bot/virtual assistant yang tidak membantu sama sekali, malah cuma dirujuk ke poin pelanggaran yang sama.

tokopedia care identitas ganda

Kemudian akhirnya ada balasan yang mencengangkan. Saya kutip dahulu.

Terima kasih telah menghubungi Tim Tokopedia Care,Qiano infokan, bahwa transaksi Kakak pada nomor INV/20210728/MPL/——- tidak mendapatkan benefit promo dikarena terdeteksi melanggar syarat dan ketentuan Tokopedia dengan mengacu pada poin M nomor 2 dikarenakan adanya kesamaan data dengan pengguna lain berikut :

Nama *****

Email ********@gmail.com

No Hp 081*********

Terkait detail pelanggarannya, mohon maaf tidak dapat Qiano infokan karena hal tersebut merupakan data validasi internal Tokopedia. Demi keamanan dan kenyamanan Kakak dalam bertransaksi serta mendapatkan ragam keuntungan promo, Qiano Himbau agar Kakak dapat memperhatikan dengan baik segala Syarat dan Ketentuan promo yang berlaku ya dan mohon untuk kedepannya fokus pada satu akun saja ya kak.

Selengkapnya mengenai syarat dan ketentuan promo di Tokopedia bisa Kakak cek pada link berikut https://www.tokopedia.com/terms.pl#promo.

Kakak juga tidak perlu khawatir, karena Kakak masih bisa melakukan transaksi di Tokopedia menggunakan promo menarik lainnya yang bisa di cek di halaman “Kupon Saya” pada akun Tokopedia Kakak atau dengan mengunjungi halaman https://www.tokopedia.com/promo/ ya. Semoga info yang disampaikan membantu Kak.

Jadi ada orang yang menggunakan identitas saya entah darimana sumbernya, kalau saya tebak ada kemungkinan dari:

  • Database buyer yang disimpan seller bisa toped, shopee, bukalapak dan seterusnya. Saya yakin anda paham maksud saya karena data pribadi kita jelas para olshop yang pernah kita belanja produknya punya. Minimal nama, alamat, dan nomor hp.
  • Atau dari data pengirim dan penerima paket ekspedisi.
  • Bisa juga dari kebocoran data pengguna Tokopedia yang dulu sempat ramai.

Yang dituduh tidak bisa membela diri

Sekarang saya masih dalam percakapan dengan customer service toko ijo dan selain memberikan informasi diatas belum ada balasan lagi.

Yang saya tanyakan soal kesamaan identitas pembeli Tokopedia:

  1. Terus ini bagaimana? Ada orang pakai identitas saya dan malah kena getahnya karena penyalahgunaan.
  2. Apakah tidak ada validasi lokasi pembeli. Saya sendiri tidak tahu orangnya beli apa dan dikirimkan kemana. Malah saya yakin toped ada riwayat transaksi dan posisi penggunanya, apa tidak ada peringatan kalau diluar kewajaran.
  3. Sekarang saya dituduh melanggar tapi tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Ya apa kata tokopedia jadinya, tidak ada jalur untuk menyanggah. Csnya saja belum tentu peduli.

Masih berlangsung keluhannya

Memang nominal cashbacknya bisa dianggap remeh, cuma 70 ribuan rupiah saja. Tapi dibalik nilainya saya malah agak ngeri dengan perlindungan data konsumen di Tokopedia.

Ini masih satu orang yang menyalahgunakan data saya, dan saya tidak tahu menahu sama sekali kecuali saat promosinya dibatalkan.

Pasti tidak hanya saya sendiri yang pernah mengalaminya, dan saya ragu apakah tokopedia akan menseriusi hal ini. Dan bagaimana mencegahnya?

Sekarang saya ingin agar tidak ada orang lain bisa daftar pakai data pribadi saya, tapi tampaknya tidak ada solusinya untuk ini. Mungkin verifikasi KTP seperti proses KYC umumnya bisa mengatasinya, tapi seingat saya dulu pernah verifikasi data di toped supaya bisa narik saldonya.

Bayangkan kalau dibom COD atau didaftarkan pinjaman online? Bisa mati kaku korbannya.

Tinggalkan komentar