Cara menutup rekening tabungan CIMB Niaga

Masa bulan madu saya dengan CIMB Niaga harus berakhir jauh lebih cepat, 2 bulanan saja. Sebelumnya saya pindah dari Jenius dikarenakan berbagai macam alasan, memilih ke OCTO Mobile karena tidak ada iuran bulanannya.

Pertimbangan saya ini bukan rekening tabungan utama, saya gunakan kalau pas lagi butuh transfer gratis antar bank. Jadi bunga yang kecil (0.25%) bukanlah masalah.

Langkah menutup rekening CIMB Niaga

Proses pembatalan rekening tabungan CIMB Niaga sendiri sangatlah mudah, cuma memang harus tatap muka. Dan sambil berharap ngantrinya ga lama saja, saya datang jam 8 pagi ke lokasi.

Berikut syarat dan prosedurnya untuk menutup rekening CIMB Niaga:

  1. Siapkan KTP, kartu ATM dan buku tabungan apabila ada. Kalau jenisnya tabungan digital (ON Account) maka tidak ada bukunya.
  2. Datang ke kantor CIMB Niaga terdekat dan langsung antri di customer service.
  3. Sampaikan tujuannya. Nanti akan dicoba menahan kita agar tidak menutup tabungannya.
  4. Isi formulir pembatalan rekening. Bedanya kali ini cuma tanda tangan saja, lebih cepat. Waktu buka tabungan baru capeknya isi formulir sendiri.
  5. Kalau sudah, maka selesai.
  6. Tapi kalau ada sisa saldo (minimal 50 ribu mengendap) maka bisa dicairkan ke tellernya.

Oh ya, tidak dikenakan biaya atau pinalti untuk melakukan penutupan rekeningnya. Modal parkir dan waktu saja jadinya.

Alasan saya menutup rekening CIMB Niaga

Saya itu termasuk anti telemarketing asuransi yang sudah masuk ke tingkat spammer. Sebulan sekali saya masih toleransi, tapi kalau sudah seminggu sekali di jam kerja atau lebih maka akan sangat mengganggu.

Saya tidak langsung memutuskan untuk berhenti pakai bank Niaga. Saya sudah komplain ke csnya dan katanya sudah dihapus dari daftar telesalesnya. Catatan, waktu saya buka rekening sudah saya tekankan tidak memberi ijin untuk dibagikan data ke marketingnya.

spam telemarketing asuransi cimb niaga

Tapi malah semakin menjadi semenjak saya berusaha apply untuk kartu kreditnya, dalam seminggu bisa 3 kali kena telpon.

Dari pengalaman solusi terbaik bukan ngemis ke customer service karena akan kambuh lagi. Atau blokir nomer telponnya karena jelas lebih dari satu.

Tapi langsung memutus mata rantai yang menghubungkan nasabah dengan telemarketing asuransinya: rekening tabungan atau kartu kredit. Kalau kita tidak ada keduanya, mereka tidak ada motivasi juga untuk menawarkan produknya. Ga ada cara bayar tagihannya.

Hasilnya? Ya sekarang tenang. Pakai bank sejuta umat saja: BCA. Diteror Cigna paling 1-2 bulan sekali saja. Untuk transfer antar bank cukup pakai Flip.id, hemat dengan sedikit repot.

Tinggalkan komentar