Cara setting Incapsula

Incapsula adalah salah satu layanan CDN terbaik yang memberikan peningkatan kecepatan akses website, menghemat pemakaian bandwidth hosting, mengurangi tingkat penggunaan resource hosting dan keamanan website anda terlindungi dengan lebih baik. Semua ini dapat diaktifkan pada website anda secara gratis.

Tapi dengan banyaknya metode dan kombinasi yang dipakai bagaimana suatu situs dibuat kadang memerlukan kita melakukan optimasi setting diluar defaultnya. Setidaknya saya akan menjelaskan apa setting yang saya gunakan pada salah satu blog saya yang memanfaatkan WordPress dan saya batasi disini adalah untuk Free Plan atau versi gratis dari layanan CDN mereka – saya yakin sebagian besar dari kita menggunakan yang ini.

Silahkan anda mengunjungi situs Incapsula dan membuka dashboard akun anda, kemudian akses setting dari website yang dimasukkan dalam layanan mereka. Langsung saja akses bagian Performance, pada Caching Mode ini menentukan file – file dari website anda akan disimpan sebagai cache di server milik Incapsula. Saya sarankan langsung diganti ke Aggresive untuk membuat Incapsula meng-cache semua resource yang bisa disediakan dari CDN mereka.
incapsula-settings-caching-mode

Selanjutnya pada bagian Content Optimization, aktifkan Async Validation supaya cache akan diperbarui dalam proses background saat ada pengunjung yang baru pertama kali mengunjungi halaman tersebut.
incapsula-settings-content-optimization
Content Minification berfungsi mengecilkan script HTML, CSS dan JavaScript dengan membuang kode – kode yang tidak perlu seperti komentar tanpa menghilangkan fungsinya. Harap berhati – hati karena kesalahan setting atau konflik dengan plugin cache yang ada fitur sama (Minify di W3TC) bisa merusak website anda baik secara tampilan maupun fungsionalitas.

Sedangkan “On the fly” Compression adalah untuk melakukan kompresi menggunakan algoritma GZIP pada setiap file bertipe HTML, CSS, dan JavaScript dari server ke pengunjung.

Sementara sampai disini dahulu, dan memang fokus saya adalah pada performa website. Mengenai keamanan dari bot, scraper dan hacker setting defaultnya sudahlah cukup. Kalau anda ingin melindungi halaman tertentu pada situs anda maka bisa menggunakan fitur Login Protect sehingga tidak sembarang orang bisa mengaksesnya.

6 pemikiran pada “Cara setting Incapsula”

  1. Menurut agan lebih efektif mana Cloudflare sm Incapsula untuk mempercepat load time website wordpress? Saya sudah pakai Cloudflare, tapi kok rasanya gak begitu ngefek perubahannya.

    • CloudFlare dengan Incapsula kalau menggunakan versi gratisnya kurang lebih sama mas performanya. Saya anjurkan anda setting minify HTML, JS, dan CSS pada plugin cache yang anda gunakan. Jangan lupa mengoptimalkan ukuran gambarnya dan dikompresi ulang. Ini lebih ngefek daripada hanya mengaktifkan CloudFlare saja.

      Nah… kalau anda sudah merasa setting CloudFlare atau Incapsula dengan WordPress anda sudah optimal tapi kok dirasa tidak ada bedanya silahkan dicek dulu menggunakan Google PageSpeed Insight apa saja yang kurang dan dipahami apa hasil diagnosanya.

      Misal semua usaha anda sudah maksimal dan kecepatan website anda stagnan harap jangan terburu frustasi. Jangan lupa fungsi CDN adalah juga meringankan beban server dalam melayankan konten website. Jadi kalau anda akses sendiri kecepatannya stabil 2 detik bagaimana dengan 10 orang bersamaan? 100 orang? Kalau masih tetap stabil di kisaran waktu yang sama maka CDN anda sudah bekerja dengan baik. Anda bisa mengujinya dengan LoadImpact untuk mensimulasikan ribuan pengunjung situs sampai server hosting anda KO.

      Setelah itu sisanya tinggal performa server hosting, dan misal anda masih menggunakan shared hosting tampaknya sudah harus mempertimbangkan VPS supaya semuanya bisa diatur sendiri tanpa perlu berbagi resource dengan akun hosting lainnya.

    • Halo Chika, secara pribadi saya lebih suka Incapsula daripada CloudFlare. Lebih pintar dalam menangani bot dan malware yang mengunjungi situs. Blokir pengunjung berbahaya juga lebih mudah, dan ini dibantu dengan dasbor analyticsnya yang lebih informatif dibandingkan CloudFlare. Sayangnya untuk SSL masih fitur berbayar, jadi kalau anda ingin SSL gratis ya terpaksa di CloudFlare.

Tulis komentar...