Cara menutup rekening Bank Mandiri

Sudah 6 tahun lewat saya memiliki tabungan di Bank Mandiri dan sempat menggunakan produk lainnya juga. Dulu saya menggunakan mandiri hanya untuk menerima transferan saja bukan nabung, tapi sekarang karena transfer antar bank bisa gratis jadinya mulai kurang bermanfaat. Apalagi saldonya jelas tergerus iuran bulanan dan kartu ATM.

Jadi akhirnya saya putuskan untuk membatalkan rekening tabungannya. Sebenarnya bisa saja ambil uang sampai sisa minimal saldo mengendap (50 ribu) dan dibiarkan tutup sendiri setelah habis kena fee sekian bulan. Tapi rugi kan? Mending uang sisanya buat beli bakso sepulangnya dari kantor bank.

Cara menutup rekening tabungan Bank Mandiri

  1. Siapkan KTP, buku tabungan dan kartu ATM. Kalau ada properti Bank Mandiri lain seperti token/key bisa dibawa juga.
  2. Datang ke kantor bank Mandiri.
  3. Antri di customer service.
  4. Begitu giliran anda sampaikan saja langsung tujuannya, ingin membatalkan rekening Bank Mandiri.
  5. Isi formulir yang diberikan. Capek sih karena isi sendiri, beda dengan CIMB Niaga yang dibantu csnya dan tinggal tanda tangan saja.
  6. Biasanya sambil nulis akan ditanyakan alasan kenapa ingin menutup akun Mandiri. Ini bebas jawabannya.
  7. Kalau sudah akan divalidasi. Ini beberapa menit saja nunggunya.
  8. Kemudian buku tabungan, kartu ATM, dan token akan diminta kembali.
  9. Sambil membawa slip ke teller Mandiri untuk mengambil sisa uangnya.
  10. Selesai sudah perjuangannya. Total kalau lancar sekitar 30 menitan kelar urusannya.

Ada satu tema motivasi saya tidak menggunakan layanan Mandiri selain karena tidak terpakai. Dan ini senada dengan 2 bank lainnya alasan saya berhenti memiliki akun disana, malah bukan karena kekecewaan pelayanan tapi disebabkan ulah marketing produk eksternalnya.

Telepon telemarketing asuransi Mandiri dan AXA itu sangat-sangat mengganggu. Kalau setiap bank kerjasama seperti ini dan sempat punya 6 rekening aktif beda bank, cukup terasa juga jawab mengambil waktu selama jam kerja.

Solusi paling ampuh itu memang mematikan sumber pendanaan produk yang ditawarkan, yakni saldo tabungan atau kartu kredit. Setelah itu tenang.

Sekian dan semoga bermanfaat. 🙂

Tinggalkan komentar